Selasa, Maret 12, 2019

Tipe Data Java

Bahasa pemrograman komputer memiliki dua tipe bahasa. Pertama, bahasa pemrograman tipe statis dimana setiap tipe variabel dan ekspresi telah diketahui pada saat kompilasi. Nilai variabel yang telah dideklarasikan menjadi beberapa tipe data, maka variabel tersebut tidak akan dapat menyimpan nilai dari tipe data lainnya. Contoh: C, C++, Java, dan lain sebagainya. Kedua, adalah bahasa pemrograman tipe data dinamis, dimana tipe data ini dapat menerima nilai dari berbagai tipe data yang lain seperti Ruby, dan Python.

Java adalah bahasa pemrograman dengan tipe data statis dan merupakan tipe bahasa yang handal karena tipe data yang digunakannya (sepert integer, character, hexadecimal, dan lainnya) didefinisikan sebagai bagian dari bahasa pemrograman dan semua jenis constants atau variabel yang akan didefinisikan harus dideskripsikan menggunakan salah satu tipe data pada Java terlebih dahulu.

Java memiliki dua kategori tipe data:
satu, Tipe data primitif seperti number, dan character.
dua, Tipe data object atau berorientasi objeck (tipe data yang diciptakan oleh programmer).

Tipe data primitif
Tipe data primitif hanya memiliki satu buah nilai, juga tidak memiliki kemampuan unik atau khusus dalam pengolahan data. Pada bahasa pemrograman Java terdapat delapan jenis tipe data primitif seperti diperlihatkan pada gambar 1.

tipe data primitif pada bahasa pemrograman Java
Gambar 1 tipe data primitif
sumber : geeksforgeeks.org
Boolean, adalah tipe data yang merepresentasikan hanya satu bit data dari informasi berupa nilai true (0) atau false (1). Nilai dari boolean tidak dikonversi secara implisit ataupun eksplisit ke tipe data yang lain. Namun, programmer dapat membuat konversinya dengan mudah seperti contoh berikut ini:

Byte, adalah tipe data bilangan bulat dengan ukuran 8 bit. Tipe data byte sangat berguna untuk menghemat memori dalam ukuran array yang besar.
Ukuran : 8 bit
Nilai : antara -128 hingga 227

short, adalah tipe data bilangan bulat dengan ukuran 16 bit. Sama seperti tipe data byte, menggunaan tipe data short adalah untuk menghemat pemakaian memori dalam jumlah array yang besar. Tipe data short digunakan dalam kondisi dimana penghematan memori sangat dibutuhkan.
Ukuran : 16 bit
Nilai : -32.768 hingga 32.767

Int, adalah tipe data bilangan bulat dengan ukuran 32 bit.
Ukuran : 32 bit
Nilai : -2^31 hingga (2^31)-1

catatan: pada penggunaan Java SE 8, tipe data int akan digunakan untuk memperlihatkan nilai dari unsigned integer 32 bit dengan nilai [(0, 2^32)-1]. Gunakan class Integer untuk dapat memakai tipe data int sebagai unsigned integer.

long, tipe data bilangan bulat dengan ukuran 64 bit.
ukuran : 64 bit
Nilai : -2^63 hingga (2^63)-1

catatan: pada penggunaan Java SE 8, tipe data long akan digunakan untuk memperlihatkan nilai dari unsigned long 64 bit dengan nilai [(2^64)-1]. Class long jungan mengandung method seperti compareUnsigned, divideUnsigned dan lain sebagainya untuk mendukung perhitungan operasional untuk unsigned long.

Floating point Number: float dan double
float, adalah tipe data desimal (pecahan) dengan ukuran 32 bit (IEEE 754).
ukuran : 32 bit
Nilai desimal : F/f. contoh 9.8f

double, adalah tipe data bilangan desimal (pecahan) dengan ukuran 64 bit. Untuk tipe data double umumnya adalah default choice.

catatan: Tipe data float dan double keduanya digunakan secara khusus untuk perhitungan saintifik, dimana dalam prosenya membutuhan perhitungan nilai error. Jika nilai akurasi adalah prioritas utama, maka direkomendasikan untuk menggunakan tipe data dengan ukuran desimal yang besar.

char, adalah tipe data karakter (kalimat atau huruf) dengan ukuran 16 bit.
Nilai 1 karakter char : ‘\u0000’ (or 0) to ‘\uffff’ 65535

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Respon komentar 7 x 24 jam, so please be patient :D

Footer Adsense