Selasa, April 23, 2019

Access dan Non Access Modifier pada Java

Java menyediakan banyak sekali modifier. Modifier pada Java digunakan untuk mengendalikan mekanisme akses dan juga menyediakan informasi mengenai fungsi class untuk JVM. Modifier dibagi menjadi dua kategori:

satu, Access Modifier: Java access modifier adalah public, private, dan protected. Java juga mendefinisikan level access default yang disebut dengan package-private.

Bagaimana cara kerjanya?

Public: ketika anggota dari class dimodifikasi sebagai private, maka anggota tersebut hanya bisa diakses oleh anggota lain dari class itu sendiri.

Sekarang dapat dipahami kenapa main() hanya selalu diawali dengan modifier tipe public. Tujuan dari deklarasi tersebut agar kode program dapat diakses dari luar program oleh Java run-time system. Ketika tidak ada akses modifier yang digunakan, maka secara default anggota dari class adalah tipe public beserta package-nya, tetapi tidak bisa diakses dari luar dari package itu sendiri.

Protected diterapkan hanya ketika inheritance dilibatkan.

dua, Non-access modifier: Pada Java terdapat tujuh tipe non-access modifier. Semua non-access modifier tersebut digunakan bersamaan dengan class, method, variabel, constructor, dan lain sebagainya untuk menyediakan informasi mengenai behavior-nya terhadap JVM. Berikut ini ketujuh non-access modifier:

#1, static
#2, final
#3, abstract
#4, synchronized
#5, transient
#6, volatile
#7, native





Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Respon komentar 7 x 24 jam, so please be patient :D

Footer Adsense