this → Artikel Baru – ( Atrikel Lama ↓ )

2 Penjelasan Utama Access dan Non Access Modifier pada Java

Java menyediakan banyak sekali modifier yang dapat digunakan untuk keperluan pengembangan program.Modifier pada Java digunakan untuk mengendalikan mekanisme akses dan juga menyediakan informasi mengenai fungsi class untuk JVM. Modifier dibagi menjadi dua kategori, yaitu:

Pahami pula, tentang semua konsep desain Web untuk tingkat pemula melalui materi lengkap JAVA [klik].


satu, Access Modifier: Java access modifier adalah public, private, dan protected. Java juga mendefinisikan level access default yang disebut dengan package-private.

Cara Menggunakan Access Modifier
Public: digunakan ketika anggota dari class dimodifikasi sebagai private, maka anggota tersebut hanya bisa diakses oleh anggota lain dari class itu sendiri.

Sekarang dapat dipahami kenapa main() hanya selalu diawali dengan modifier tipe public. Tujuan dari deklarasi tersebut agar kode program dapat diakses dari luar program oleh Java run-time system. Ketika tidak ada akses modifier yang digunakan, maka secara default anggota dari class adalah tipe public beserta package-nya, namun tidak bisa diakses dari luar dari package itu sendiri.

Protected: diterapkan hanya ketika inheritance dilibatkan.


Baca juga, tentang materi bahasa pemrograman lainnya melalui Materi Lengkap 

Bahasa Pemrograman [klik].


dua, Non-access modifier: Pada Java terdapat tujuh tipe non-access modifier, dimana semua non-access modifier tersebut digunakan bersamaan dengan class, method, variabel, constructor, dan lain sebagainya untuk menyediakan informasi mengenai behavior-nya terhadap JVM. Berikut ini ketujuh tipe dari non-access modifier:
  • #1, static
  • #2, final
  • #3, abstract
  • #4, synchronized
  • #5, transient
  • #6, volatile
  • #7, native

Komentar

  1. Apa yang dimaksud dengan access modifier pada bahasa pemrograman Java?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Akses modifier pada Java digunakan untuk menentukan class mana yang dapat diakses oleh class tertentu yang sesuai dengan field, constructor, dan methodnya. Access modifier dapat ditentukan secara terpisah untuk sebuah class, constructor, field, dan method pada Java.

      Hapus
    2. Access modifier atau access specifier adalah sebuah keyword dalam pemrograman berorientasi objek yang mengatur bagian aksesibilitas class, method, dan anggota lainnya. Pada bahasa pemrograman java, tidak dimiliki keyword sebelum ada default yang menuju ke package private modifier.

      Hapus
    3. Pada Java access specifier dikenal juga sebagai visibility specifier atau access modifier, adalah suatu akses yang digunakan untuk mengatur class, field, dan method pada Java, yang digunakan sebagai menentu apakah suatu bidang atau field tersebut yang berada dalam suatu class dapat digunakan atau dipanggil oleh method lain pada class atau subclass lainnya.

      Hapus
  2. Apa yang dimaksud dengan non access modifier pada bahasa pemrograman Java?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Pada Java, variabel, method, dan class dapat memiliki bentuk final non-access modifier. Dengan keywordnya dalah final yang digunakan untuk non-access modifier. Keyword tersebut digunakan untuk membuat class, method, ataupun variabel dalam bentuk final. Setelah variabel final tersebut diinisialisasi, maka user tidak dapat melakukan berubahan lagi pada nilai variabel tersebut.

      Hapus

Posting Komentar

Respon komentar 7 x 24 jam, mohon bersabar jika komentar tidak langsung dipublikasi atau mendapatkan balasan secara langsung. :D

Catatan: setiap iklan yang ditayangkan pada blog ini bersumber dari google adsense. Dengan jenis iklan yang dipilih adalah, sebagai berikut.

POIN 1, Iklan yang ditampilkan hanya boleh berbahasa indonesia atau berbahasa inggris. Tidak menerima jenis iklan dalam bahasa yang lain selain yang telah disebutkan karena blog ini dibuat untuk para pengunjung dari negara atau orang yang berbahasa Indonesia.

POIN 2, Setiap gambar yang ditampilkan pada iklan sifatnya tidak mengganggu para pengunjung yang melihat blog, atau tidak boleh menampilkan gambar yang bersifat menjijikkan atau merangsang rasa mual.

POIN 3, Jenis iklan yang dipasang bukan merupakan iklan spam, atau berisi dan mengarahkan pengunjung ke alamat yang berbahaya atau bersifat penipuan.

POIN 4, Segala bentuk iklan tunduk dan patuh pada ketentuan dari pihak Adsense google dan pemilik blog.

POIN 5, Segala jenis iklan yang tidak bertentangan dengan poin 1-4 yang dijelaskan sebelumnya, maka iklan tersebut dapat ditampilkan pada blog.



~ Ikatlah Ilmu dengan Memostingkannya ~

Hot Artikel

Enkapsulasi pada Java

Perbedaan stdio.h dan stdlib.h pada Bahasa C

Penjelasan Singkat tentang Konsep Asosiasi, Komposisi, dan Agregasi pada Java

3 Jenis Utama Looping pada Java