[ HTML ] [ Java ] [ Bahasa C ]


Senin, November 25, 2019

Operator Aritmatika dalam Bahasa C dan C++

Operator adalah fondasi dari bahasa pemrograman apapun. Fungsi dari bahasa C tidaklah lengkap tanpa penggunaan operator. Operator memungkinkan untuk melakukan berbagai operasi pada operand. Pada bahasa C, operator dapat dikategorikan sebagai berikut:

satu, Operator aritmatika (+, -, *, /, %, post-increment, pre-increment, post-decrement, pre-decrement).
dua, Operator relasi (==, !=, >, <, >= & <=) dan Operator logika (&&, || and !).
tiga, Operator bitwise (&, |, ^, ~, >> and <<).
empat, Operator assignment (=, +=, -=, *=, dan lain sebagainya).
lima, Operator lainnya (conditional, comma, sizeof, address, redirection).

Operator aritmatika: adalah operator yang menampilkan aritmatika atau operasi matematika pada operand. Operator yang masuk ke dalam kategori operator aritmatika adalah sebagai berikut:

satu, Penambahan (addition): '+' menambahkan dua operand. Contoh; X+Y.
dua, Pengurangan (subctraction): '-' pengerangan dua operand. Contoh; X-Y.
tiga, Perkalian (multiplication): '*' mengalikan dua operand. Contoh; X*Y.
empat, Pembagian (division): '/' membagi operand pertama terhadap operand kedua. Contoh; X/Y.
lima, Sisa hasil bagi (modulus): '%' memberikan sisa hasil bagi antara operand pertama dibagi operand kedua. Contoh; X%Y.

Pada Bahasa C

// Program bahasa C untuk

// mendemonstrasikan cara

// kerja operator binary

// aritmatika

#include <stdio.h>

 

int main()

{

int a = 10, b = 4, res;

 

// Mencetak nilai a dan b

printf("nilai a adalah %d dan"

" nilai b adalah %d\n", a, b);

 

res = a + b; // penambahan

printf("a+b = %d\n", res);

 

res = a - b; // pengurangan

printf("a-b = %d\n", res);

 

res = a * b; // perkalian

printf("a*b = %d\n", res);

 

res = a / b; // pembagian

printf("a/b = %d\n", res);

 

res = a % b; // modulus

printf("a%b = %d\n", res);

 

return 0;

}


Pada C++

#include <iostream>

using namespace std;

 

int main() {

int a = 10, b = 4, res;

 

// mencetak nilai a dan b

cout<<"nilai a adalah"<<a<<" dan nilai b adalah "<<b<<"\n";

 

// penambahan

res = a + b;

cout << "a+b = "<< res << "\n";

 

// pengurangan

res = a - b;

cout << "a-b = "<< res << "\n";

 

// perkalian

res = a * b;

cout << "a*b = "<< res << "\n";

 

// pembagian

res = a / b;

cout << "a/b = "<< res << "\n";

 

// modulus

res = a % b;

cout << "a%b = "<< res << "\n";

 

return 0;

}


Output:
nilai a adalah 10 dan nilai b adalah 4
a+b = 14
a-b = 6
a*b = 40
a/b = 2
a%b = 2

Operator yang masuk ke dalam kategori operator unary atau operator yang hanya membutuhkan satu operand, adalah:
satu, Increment: operator '++' digunakan untuk penambahan nilai dari integer. Ketika operator ditempatkan sebelum nama variabel (disebut pre-increment operator), maka nilai dari variabel akan mengalami peningkatan atau penambahan jumlah secara instan. Contoh, ++X.

Dan ketika operator ditempatkan setelah nama variabel (disebut pre-increment operator), maka nilai asli akan disimpan terlebih dahulu sampai tahap eksekusi dari statement increment dan nilai variabel akan diperbarui sebelum eksekusi nilai tahap selanjutnya. Contoh, X++.

dua, Decrement: operator '--' digunakan untuk mengurangi nilai dari integer. Ketika operator ditempatkan sebelum nama variabel (disebut pre-decrement operator), maka nilai variabel akan mengalami pengurangan secara instan. Contoh, --X.

Dan ketika operator ditempatkan setelah nama variabel (disebut post-increment operator), maka nilai nilai asli akan disimpan terlebih dahulu sampai tahap eksekusi dari statement decrement dan nilai variabel akan diperbarui setelah eksekusi nilai tahap selanjutnya. Contoh, X--.

Pada bahasa C

// Program bahasa C untuk

// mendemonstrasikan cara

// kerja operator unary

// aritmatika

#include <stdio.h>

 

int main()

{

int a = 10, b = 4, res;

 

// contoh post-increment:

// variabel "res" adalah nilai

// dari variabel "a" yang

// mengalami penambahan

// sebesar +1. 

res = a++;

printf("variabel a adalah %d"

" dan variabel res adalah"

" %d\n", a, res); 

// nilai variabel "a" sekarang

// menjadi 11.

 

 

// contoh post-decrement:

// variabel "res" adalah nilai

// cari variabel "a" saat ini

// (11) yang mengalami

// pengurangan sebesar -1.

res = a--;

printf("variabel a adalah %d"

" dan variabel res adalah"

" %d\n", a, res); 

// nilai variabel "a" sekarang

// menjadi 10.

 

 

// contoh pre-increment:

// variabel "res" adalah nilai

// dari variabel "a" saat ini 

// (10) yang mengalami

// penambahan sebesear +1.

res = ++a;

// variabel "a" dan variabel

// "res" memiliki nilai yang

// sama yaitu 11.

printf("variabel a adalah %d"

" dan variabel res adalah"

" %d\n", a, res);

 

 

// contoh pre-decrement:

// variabel "res" adalah nilai

// dari variabel "a" saat ini

// (11) yang mengalami

// pengurangan sebesar -1.

res = --a;

// variabel "a" dan variabel

// "res" memiliki nilai yang

// sama yaitu 10.

printf("variabel a adalah %d"

" dan variabel res adalah"

" %d\n", a, res);

 

return 0;

}


Pada C++

#include <iostream>

using namespace std;

 

int main() {

int a = 10, b = 4, res;

 

// contoh post-increment:

// variabel "res" adalah nilai

// dari variabel "a" yang

// mengalami menambahan

// sebesar +1.

res = a++;

// nilai variabel "a" menjadi

// 11.

cout << "variabel a adalah"

" "<<a<<" dan variabel res"

" adalah "<<res<< "\n";

 

// contoh post-decrement:

// variabel "res" adalah nilai

// dari variabel "a" saat ini

// (11) yang mengalami

// pengurangan sebesar -1.

res = a--;

// nilai variabel "a" menjadi

// 10.

cout << "variabel a adalah"

" "<<a<<" dan variabel res"

" adalah "<<res<< "\n";

 

// contoh pre-increment:

// variabel "res" adalah nilai

// dari variabel "a" saat ini

// (10) yang mengalami

// penambahan sebesar +1.

res = ++a;

// variabel "a" dan variabel

// "res" memiliki nilai yang

// sama yaitu 11.

cout << "variabel a adalah"

" "<<a<<" dan variabel res"

" adalah "<<res<< "\n";

 

// contoh pre-decrement:

// variabel "res" adalah nilai

// dari variabel "a" saat ini

// (11) yang mengalami

// pengurangan sebesar -1.

res = --a;

// variabel "a" dan variabel

// "res" memiliki nilai yang

// sama yaitu 10.

cout << "variabel a adalah"

" "<<a<<" dan variabel res"

" adalah "<<res<< "\n";

 

return 0;

}


Output:
variabel a adalah 11 dan variabel res adalah 10
variabel a adalah 10 dan variabel res adalah 11
variabel a adalah 11 dan variabel res adalah 11
variabel a adalah 10 dan variabel res adalah 10

5 komentar:

  1. Operator aritmatika melakukan operasi matematika seperti penjumlahan, pengurangan, perkalian, pembagian, dan lain sebagainya pada nilai numerik seperti konstanda dan variabel.

    BalasHapus
  2. Opeator aritmatika digunakan untuk melakukan operasi aritmatika seperti penambahan, pengurangan, perkalian, pembagian, dan modulus.

    Semua operator aritmatika bekerja atau beroperasi pada dua nilai operan disebut dengan operator binary. Adapun untuk jenis operator aritmatika yang hanya memerlukan satu jenis nilai operan disebut sebagai operator unary.

    BalasHapus
  3. Operator aritmatika adalah fungsi matematika yang mengambil dua operan dan melakukan perhitungan pada dua operan tersebut. Operator aritmatika digunakan dalam aritmatika umum dan sebagian besar bahasa pemrograman berisi seperangkat operator (utamanya bahasa C) yang dapat digunakan dalam persamaan untuk melakukan sejumlah jenis kalkulasi sekuensial.

    BalasHapus
  4. Apa perbedaan antara operator aritmatika dan operator logika padad bahasa pemrograman C?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Operator aritmatika adalah fungsi yang mengambil angka sebagai argumen dan memetakannya ke dalam bentuk angka baru.

      Sedangkan operator logika adalah fungsi yang mengambil proposisi atau apapun yang hanya dapat memiliki dua nilai berbeda, seperti 'true' atau 'false', '0' dan '1', dan lain sebagainya, dan memetakannya ke salah satu nilai tersebut. Jadi domain hanya berisi dua hal yang berbeda (biasanya berisi nilai 'benar' dan 'salah').

      Hapus

Respon komentar 7 x 24 jam, so please be patient :D