Artikel Terbaru

2 Contoh Penggunaan Properti Cookie DOM pada HTML

Hampir setiap website selalu menggunakan cookies pada setiap komputer user untuk mengenali dan menjaga pola atau rute dari suatu referensinya. Properti DOM cookies diatur untuk mendapatkan semua nilai atau key yang cocok terhadap cookies yang berasosiasi dengan dokumen saat ini.

6 Jenis Utama Operator Relasi dan 3 Jenis Operator Logika pada Bahasa C

Pada artikel ini akan dipahami tipe dan kegunaan dari operator relasi dan operator logika pada bahasa pemrograman C, sebagai berikut:

Operator Relasi
Operator relasi digunakan untuk membandingkan dua nilai untuk memahami tipe hubungan dari angka tersebut. Contoh, persamaan kurang dari, lebih dari, atau sama dengan, dan lain sebagainya.
  • satu, Operator senilai: direpresentasikan dengan simbol '==', operator memeriksa kesamaan apakah dua nilai operand bernilai sama atau tidak. Jika sama, maka akan mengembalikan nilai true, jika tidak maka akan mengembalikan nilai false. Contoh, 5==5 adalah true.
  • dua, Operator tak senilai: direpresentasikan dengan simbol '!=', operator memeriksa ketidaksamaan apakah dua nilai operand sama atai tidak. Jika tidak sama, maka akan mengembalikan nilai true, jika sebaliknya maka akan mengembalikan nilai false. Contoh, 5!=5 adalah false.
  • tiga, Operator lebih dari: direpresentasikan dengan simbol '>', operator lebih dari memeriksa apakah operand pertama nilainya lebih dari operand kedua. Jika benar, maka akan mengembalikan nilai true, dan jika tidak maka akan mengembalikan nilai false. Contoh, 6>5 adalah true.
  • empat, Operator kurang dari: direpresentasikan dengan simbol '<', operator kurang dari memeriksa apakah operand pertama nilainya kurang dari operand kedua. Jika benar, maka akan mengembalikan nilai true, dan jika tidak maka akan mengembalikan nilai false. Contoh, 6<5 adalah false.
  • lima, Operator lebih dari sama dengan: direpresentasikan dengan simbol '>=', operator memeriksa apakah nilai operand pertama lebih dari atau sama dengan nilai operand kedua. Jika benar, maka akan mengembalikan nilai true, dan jika tidak maka akan mengembalikan nilai false. Contoh, 5>=5 adalah true.
  • enam, Operator kurang dari sama dengan: direpresentasikan dengan simbol '<=', operator memeriksa apakah nilai operand pertama kurang dari atau sama dengan nilai operand kedua. Jika benar, maka akan mengembalikan nilai true, dan jika tidak maka akan mengembalikan nilai false. Contoh, 5<=5 adalah true.

Contoh dalam bahasa C

// Program bahasa C untuk

// mendemonstrasikan cara

// kerja dari operator relasi

#include <stdio.h>

 

int main()

{

int a = 10, b = 4;

 

// lebih dari

if (a > b)

printf("a lebih dari b\n");

else

printf("a kurang dari atau"

" sama dengan b\n");

 

// lebih dari atau sama dengan

if (a >= b)

printf("a lebih dari atau "

"sama dengan b\n");

else

printf("a kurang dari b\n");

 

// kurang dari

if (a < b)

printf("a kurang dari b\n");

else

printf("a lebih dari atau "

"sama dengan b\n");

 

// kurang dari atau sama

// dengan

if (a <= b)

printf("a kurang dari "

"atau sama dengan b\n");

else

printf("a lebih dari b\n");

 

// sama dengan

if (a == b)

printf("a sama dengan b\n");

else

printf("a dan b tidak"

" senilai\n");

 

// tidak senilai

if (a != b)

printf("a tidak sama "

"dengan b\n");

else

printf("a sama denga b\n");

 

return 0;

}


Contoh dalam C++

// Program C++ untuk

// mendemonstrasikan cara

// kerja operator logika

#include <iostream>

using namespace std;

 

int main()

{

int a = 10, b = 4;

 

// lebih dari

if (a > b)

cout << "a lebih dari b\n";

else

cout << "a kurang dari atau"

" sama dengan b\n";

 

// lebih dari atau sama dengan

if (a >= b)

cout << "a lebih dari atau"

" sama dengan b\n";

else

cout << "a kurang dari b\n";

 

// kurang dari

if (a < b)

cout << "a kurang dari b\n";

else

cout << "a lebih dari atau"

" sama dengan b\n";

 

// kurang dari atau sama

// dengan

if (a <= b)

cout << "a kurang dari atau"

" sama dengan b\n";

else

cout << "a lebih dari b\n";

 

// sama dengan

if (a == b)

cout << "a sama dengan b\n";

else

cout << "a dan b tidak "

"senilai\n";

 

// tidak sama dengan

if (a != b)

cout << "a tidak sama dengan"

" b\n";

else

cout << "a sama dengan b\n";

 

return 0;

}


Output:
a lebih dari b
a lebih dari atau sama dengan b
a lebih dari atau sama dengan b
a lebih dari b
a dan b tidak senilai
a tidak sama dengan b

Operator logika
Operator logika digunakan untuk kombinasi dua atau lebih kondisi atau constraint atau evaluasi kompelen dari kondisi asli melalui pertimbangan. Berikut deskripsi dari operator logika:
  • satu, Operator logika AND: direpresentasikan dengan simbol '&&', operator mengembalikan nilai true ketika kedua kondisi bernilai benar. Jika tidak, atau salah satu bernilai salah maka akan mengembalikan nilai false. Contoh, a&&b akan mengembalikan nilai true apabila logika a adalah benar dan logika b juga adalah benar.
  • dua, Operator logika OR: direpresentasikan dengan simbol '||', operator mengembalikan nilai true jika salah satu atau kedua kondisi bernilai benar. Jika tidak maka akan mengembalikan nilai false. Contoh, a||b akan mengembalikan nilai true jika logika a dan atau b bernilai benar.
  • tiga, Operator logika NOT: direpresentasikan dengan simbol '!', operator mengembalikan nilai true jika kondisi pada logika adalah berkebalikan atau tidak terpenuhi. Jika tidak, maka akan mengembalikan nilai false. Contoh, !a akan mengmbalikan nilai true jika a adalah bernilai salah atau ketika a=0.

Contoh dalam bahasa C

// Program bahasa C untuk

// mendemonstrasikan cara

// kerja operator logika

#include <stdio.h>

 

int main()

{

int a=10, b=4, c=10, d=20;

 

// Operator logika

 

// Logika AND

if (a > b && c == d)

printf("a lebih dari b AND "

"c sama dengan d\n");

else

printf("Kondisi AND tidak"

" terpenuhi\n");

 

// Logika OR

if (a > b || c == d)

printf("a lebih dari b OR c"

" sama dengan d\n");

else

printf("Tidak ada a lebih"

" besar dari b dan c tidak"

" sama dengan d\n");

 

// Logika NOT

if (!a)

printf("a adalah nol\n");

else

printf("a tidak nol");

 

return 0;

}


Contoh dalam C++

// Program C++ untuk

// mendemonstrasikan cara

// kerja dari operator logika

#include <iostream>

using namespace std;

 

int main()

{

int a=10, b=4, c=10, d=20;

 

// Operator logika

 

// Logika AND

if (a > b && c == d)

cout << "a lebih dari b AND "

"c sama dengan d\n";

else

cout << "Kondisi AND tidak"

" terpenuhi\n";

 

// Logika OR

if (a > b || c == d)

cout << "a lebih dari b OR "

"c sama dengan d\n";

else

cout << "Tidak ada a lebih"

" besar dari b dan c tidak"

" sama dengan d\n";

 

// Logika NOT

if (!a)

cout << "a adalah nol\n";

else

cout << "a tidak nol";

 

return 0;

}


Output:
Kondisi AND tidak terpenuhi
a lebih dari b OR c sama dengan d
a tidak nol

Kesalahan pada operator pada operator logika:
satu, Pada kasus logika AND, operand kedua tidak dievaluasi jika operand pertama bernilai salah. Contoh, program berikut ini gagal mencetak "sate padang" karena operand pertama dari logika AND adalah false.

Contoh pada bahasa C

#include <stdbool.h>

#include <stdio.h>

 

int main()

{

int a = 10, b = 4;

bool res =((a==b) && printf("Sate padang"));

return 0;

}

Output:
No Output

Contoh dalam bahasa C++

#include <iostream>

using namespace std;

 

int main()

{

int a = 10, b = 4;

bool res = ((a == b) && cout << "sate padang");

return 0;

}

Output:
No Output

Program berikut akan mencetak "sate padang" jika operand pertama dari logika AND bernilai benar.

Contoh pada bahasa C

#include <stdbool.h>

#include <stdio.h>

 

int main()

{

int a = 10, b = 4;

bool res = ((a != b) && printf("sate padang"));

return 0;

}

Output:
sate padang

Contoh dalam bahasa C++

#include <iostream>

using namespace std;

 

int main()

{

int a = 10, b = 4;

bool res = ((a != b) && cout << "sate padang");

return 0;

}

Output:
sate padang

dua, Pada kasus logika OR, operand kedua tidak dievaluasi jika operand pertama bernilai benar. Contoh, program berikut tidak mencetak "sate padang" karena operand pertama dari logika OR adalah bernilai benar.

Contoh program pada bahasa C

#include <stdbool.h>

#include <stdio.h>

 

int main()

{

int a = 10, b = 4;

bool res = ((a != b) || printf("sate padang"));

return 0;

}

Output:
No Output

Contoh program pada C++

#include <stdbool.h>

#include <stdio.h>

 

int main()

{

int a = 10, b = 4;

bool res = ((a != b) || cout << "sate padang");

return 0;

}

Output:
No Output

Program berikut akan mecetak "sate padang" karena operand pertama dari logika OR bernilai false.

Contoh pada bahasa C

#include <stdbool.h>

#include <stdio.h>

 

int main()

{

int a = 10, b = 4;

bool res = ((a == b) || printf("sate padang"));

return 0;

}

Output:
sate padang

Contoh pada C++

#include <stdbool.h>

#include <stdio.h>

 

int main()

{

int a = 10, b = 4;

bool res = ((a == b) || cout << "sate padang");

return 0;

}

Output:
sate padang

Komentar

  1. Apa yang dimaksud dengan operator logika pada bahasa pemrograman C?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Operator logika digunakan untuk mengevaluasi dua atau lebih kondisi nilai dari variabel. Operator AND dan operator OR adalah operator binary, sedangkan operator NOT adalah operator unary. Dalam bahasa C, semua nilai bukan nol akan dianggap TRUE sedangkan nilai 0 adalah FALSE.

      Hapus
  2. Operator logika adalah simbol atau kata yang digunakan untuk menghubungkan dua atau lebih ekspreasi sehingga nilai ekspresi gabungan yang dihasilkan hanya bergantung pada nilai ekspresi asli dan makna dari operator yang digunakan. Operator logika secara umum dalam bahasa C adalah AND, OR, dan NOT.

    BalasHapus
  3. Apa yang dimaksud dengan logika dan operator AND pada bahasa C?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Simbol && adalah simbol untuk operator logika AND. JIka nilai kedua operannya adalah bukan nol atau TRUE, maka kondisinya akan bernilai benar.

      Hapus
  4. Apa yang dimaksud dengan operator OR dalam bahasa pemrograman C?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Operator OR adalah operator Boolean yang akan mengembalikan nilai TRUE atau nilai Boolean 1 jika salah satu atau kedua nilai operan bernilai TRUE atau memiliki nilai Boolean 1. Operator OR dianggap sebagai salah satu operator logika dasar bersamaan dengan operator AND dan operator NOL dalam aljabar Boolean.

      Hapus

Posting Komentar

Respon komentar 7 x 24 jam, mohon bersabar jika komentar tidak langsung dipublikasi atau mendapatkan balasan secara langsung. :D

Catatan: setiap iklan yang ditayangkan pada blog ini bersumber dari google adsense. Dengan jenis iklan yang dipilih adalah, sebagai berikut.

POIN 1, Iklan yang ditampilkan hanya boleh berbahasa indonesia atau berbahasa inggris. Tidak menerima jenis iklan dalam bahasa yang lain selain yang telah disebutkan karena blog ini dibuat untuk para pengunjung dari negara atau orang yang berbahasa Indonesia.

POIN 2, Setiap gambar yang ditampilkan pada iklan sifatnya tidak mengganggu para pengunjung yang melihat blog, atau tidak boleh menampilkan gambar yang bersifat menjijikkan atau merangsang rasa mual.

POIN 3, Jenis iklan yang dipasang bukan merupakan iklan spam, atau berisi dan mengarahkan pengunjung ke alamat yang berbahaya atau bersifat penipuan.

POIN 4, Segala bentuk iklan tunduk dan patuh pada ketentuan dari pihak Adsense google dan pemilik blog.

POIN 5, Segala jenis iklan yang tidak bertentangan dengan poin 1-4 yang dijelaskan sebelumnya, maka iklan tersebut dapat ditampilkan pada blog.

POIN 6, Jika ada pihak ketika yang ingin memasang iklan pada blog ini secara langsung, maka dapat menghubungi pemilik blog melalui kontak 0882 3218 8316.



~ Ikatlah Ilmu dengan Memostingkannya ~

Hot Artikel

Enkapsulasi pada Java

Perbedaan stdio.h dan stdlib.h pada Bahasa C

Perbedaan Antara int main() dan int main(void) pada Bahasa C

3 Jenis Utama Looping pada Java

Penjelasan Singkat tentang Konsep Asosiasi, Komposisi, dan Agregasi pada Java

2 Jenis Utama Kegiatan Penelitian Berdasarkan Waktunya, Crosssectional Salah Satunya