[ HTML ] [ Java ] [ Bahasa C ]


Sabtu, Februari 06, 2021

Taraf Kesalahan dalam Pengujian Hipotesis

Pengujian hipotesis merupakan proses penaksiran parameter populasi berdasarkan data sampel. Terdapat dua cara menaksir parameter populasi, yaitu: a point estimate dan interval estimate atau sering disebut confidence interval. A point estimate atau titik taksiran adalah suatu taksiran parameter populasi berdasarkan satu nilai data sampel. Sedangkan interval estimate atau taksiran interval adalah suatu taksiran parameter populasi berdasarkan nilai interval data sampel.



Contoh sebuah kalimat hipotesis sebagai berikut, "Saya berhipotesis (menaksir) bahwa daya tahan kerja orang Indonesia adalah 10 jam/hari". Berdasarkan kalimat hipotesis tersebut, maka hasil dari taksiran pada hipotesis disebut dengan titik estimasi, karena daya tahan pekerja ditaksir melalui satu titik nilai yaitu 10 jam/hari. Jika nilai hipotesis menghasilkan argumen lain seperti nilai daya tahan kerja orang Indonesia adalah berkisar dari 8 sampai dengan 12/hari, maka argumen tersebut disebut dengan hipotesis interval. Karena nilai estimasi terletak diantara dua nilai 8 dan 12.

Proses penaksiran nilai dengan menggunakan titik estimasi memiliki peluang kesalahan lebih besar jika dibandingkan dengan interval estimasi. Semakin besar jarak nilai interval yang ditetapkan maka peluang kesalahan akan semakin kecil, juga peluang ketelitian data akan semakin kecil. Nilai kesalahan sebuah taksiran tersebut dinyatakan dalam nilai satuan persen. Melakukan proses penaksiran data dengan interval nilai 6 sampai 14 jam/hari terhadap para pekerja Indonesia memberikan persentasi kesalahan yang lebih kecil jika digunakan nilai taksiran lain antara 8 sampai dengan 12 jam/hari. Pada proses penelitian, biasanya nilai kesalahan taksiran telah ditetapkan terlebih dahulu antara 5% sampai dengan 1% seperti diperlihatkan pada gambar 1.



Dari gambar 1 dijelaskan bahwa:
satu, Daya tahan kerja orang Indonesia ditaksir 10 jam/hari. Nilai hipotesis tersebut adalah menggunakan titik estimasi, dengan tidak adanya wilayah taksiran nilai, maka peluang kesalahan sangat tinggi hingga 100%.

dua, Daya tahan kerja orang Indonesia 8 sampai dengan 12 jam/hari. Terdapat daerah taksiran.

tiga, Daya tahan kerja orang Indonesia antara 6 sampai dengan 14 jam/hari. Dengan Daerah taksiran bernilai lebih besar dari pernyataan kedua sebelumnya, sehingga kemungkinan kesalahan akan menjadi lebih kecil. contoh, nilai sebesar 1%.

6 komentar:

  1. Apa yang dimaksud dengan tipe kesalahan dalam pengujian hipotesis?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Dalam pengujian hipotesis, kesalahan tipe 1 adalah penolakan hipotesis nol yang bernilai benar. Sedangkan kesalahan tipe 2 adalah kesalahan tidak melakukan penolakan hotesis bernilai null atau lebih dikenal dengan istilah "negatif palsu".

      Hapus
  2. Apa yang dimaksud dengan error statistik?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Error atau kesalahan statistik adalah perbedaan yang tidak diketahui antara nilai yang dipertahankan terhadap nilai yang sebenarnya.

      Hapus
  3. Apa fungsi dari standar error dalam hipotesis statistik?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Standar error memberitahukan seberapa akurat nilai rata-rata dari setiap sampel tertentu dari sampel yang dibandingkan dengan nilai rata-rata populasi. Jika tingkat kesalahan atau error meningkat, berarti nilai rata-rata yang diberikan adalah bentuk representasi yang tidak akurat dari nilai rata-rata populasi sebenarnya.

      Hapus

Respon komentar 7 x 24 jam, so please be patient :D