Sabtu, Januari 02, 2021

Pemilihan Jurusan Universitas

Pemilihan jurusan akademik Universitas merupakan langkah pertama yang harus dilakukan oleh seorang Siswa Menengah Atas (SMA) dalam menentukan karirnya ke jenjang Perguruan Tinggi. Setelah masuk ke jurusan tertentu dalam suatu Universitas, merupakan suatu kewajiban bagi seorang peserta didik atau mahasiswa dalam menyelesaikan segala program atau materi yang telah diberikan oleh jurusan tersebut untuk bisa mendapatkan gelar sarjana. Kata "jurusan", memang adalah kata khusus yang diberikan oleh Universitas untuk merujuk disiplin akademik yang ditempuh oleh mahasiswa baik tingkat sarjana ataupun pasca sarjana dalam menempu program pendidikan baik tingkat S1, S2, ataupun S3.



Dalam memilih jurusan akademik, seorang peserta didik atau calon mahasiswa dapat diterima pada jurusan tersebut melalui suatu proses seleksi dan pertimbangan tertentu dari Universitas. Setelah masuk, sebagian besar Universitas atau Perguruan Tinggi mewajibkan para mahasiswanya untuk mengambil Mata Kuliah Umum (MKU) terlebih dahulu sebelum masuk ke Mata Kuliah Jurusan, bahkan beberapa Universitas ada yang melarang seluruh mahasiswanya untuk mengambil Mata Kuliah Jurusan sebelum menyelesaikan Mata Kuliah Umum.

Setiap Jurusan dalam universitas dikelola oleh fakultas jurusan, seperti fakultas teknik, fakultas ilmu sosial, dan lain sebagainya. Sedangkan jurusan yang pengelolaannya dikelola lebih dari satu jurusan disebut jurusan interdisipliner. Dalam beberapa kondisi khusus seorang mahasiswa juga bisa diberikan kebijakan untuk merancang jurusan mereka sendiri sesuai dengan persetujuan dari dekan fakultas.

Di beberapa Universitas di Indonesia, mahasiswa biasanya tidak diharuskan untuk langsung memilih atau menempuh disiplin utama dari bidang keilmuan mereka ketika pertama kali masuk ditahun pertama sebagai seorang mahasiswa. Mahasiswa biasanya baru dapat memilih mata pelajaran jurusan setelah masuk ke semester kedua tahun pendidikan mereka. Seorang mahasiswa juga bisa menempuh pendidikan didua jurusan yang berbeda pada saat yang bersamaan, biasanya dilakukan pada dua Universitas yang berbeda, atau memang mengikuti suatu program khusus yang disediakan oleh Universitas (program double degree).


Berikut ditampilkan tabel beberapa jurusan umum yang terdapat diberbagai perguruan Tinggi di Indonesia, 



Sejarah
Akar dari Jurusan Akademik yang ada pada Universitas saat ini berasal dari abad ke-19 yang dikenal sebagai "alernative components of the undergraduate degree" (Guthrie. 2006). Sebelum mengenal istilah jurusan, setiap mahasiswa yang akan menerima gelar sarjana akan diminta untuk mempelajari daftar mata kuliah yang sama dan kemudian diarahkan pada suatu pendidikan yang sifatnya liberal dan komprehensif (Guthrie. 2006).

Pada tahun 1825, Universitas Virginia memulai pendekatan baru yang memungkinkan para mahasiswa untuk menentukan pilihan dari delapan fokus bidang pendidikan. Tidak hanya itu, pada saat yang sama di Eropa sistem pendidikanpun juga sudah mulai berkembang pesat dengan memberikan pendekatan yang lebih spesifik terhadap spesialisasi pendidikan tertentu (Guthrie. 2006).

Menjelang pertengahan abad ke-19, fokus pendidikan khusus pada tingkat sarjana mulai berkembang dan menjadi populer di Amerika Serikat, namun, istilah jurusan waktu itu belum banyak digunakan sampai tahun 1877 dalam katalog Universitas Johns Hopkins. Dimana pada waktu itu dibutuhkan waktu dua tahun untuk menyelesaikan masa studi dalam satu jurusan tertentu, sedangkan hanya dibutuhkan waktu satu tahun saja untuk mahasiswa yang berkuliah dibawah umur.

Mulai tahun 1880 hinga tahun 1910, Baccalaureate memberikan kebebasan berbagai institusi pendidikan di Amerika Serikat untuk menyelenggarakan program pendidikan "free elective system", dimana setiap mahasiswa diberikan kebebasan untuk mengekplorasi rasa ingin tahunya secara lebih besar.

Tahun 1980an adalah tahun yang menjadi bukti munculnya jurusan Interdisipliner pertama didunia yaitu, Jurusan "American Studies". Dimana kebudayaan adalah konsep yang menjadi dasar dari pengembangan jurusan ini (Guthrie. 2006). Tahun 1960-1970 merupakan tahun gelombang baru bagi jurusan interdisipliner dimana mulai diberlakukan berbagai persyaratan kurikulum dan persyaratan kelulusan bagi para mahasiswanya. pada tahun 1980an hingga tahun 1990an, jurusan multidisiplin (jurusan interdisipliner), multikulturalisme, pedagogi feminis, dan beberapa jurusan baru lainnya mulai memunculkan gelar 'Baccalaureate' yang didominasi oleh jurusan-jurusan akademik (Guthrie. 2006).


Signifikansi Jurusan
Jurusan akademik dianggap sebagai sebuah karakter dan mendominasi dari sebuah gelar sarjana. "The ascendancy of the disciplines in the late nineteenth century and their continuing dominance throughout the twentieth century have left an indelible imprint on the shape of the academic major (jurusan akademik)" dan penelitianpun juga menegaskan bahwa jurusan akademis adalah tautan kurikuler yang terkuat dan paling jelas dalam meraih keuntungan pembelajaran bagi para mahasiswa (Guthrie. 2006). Sementara pendidikan umum dianggap sebagai komponen lebih luas dari pendidikan sarjana, dimana jurusan dianggap sebagai bagian yang lebih spesifik dari pendidikan umum tersebut. Pemilihan jurusan yang tepat juga memberikan dampak terhadap prospek pekerjaan dan pendapat seumur hidup (Career Earnings by College Major) (The Economic Value of College Majors) bagi seorang mahasiswa.


Wacana dan Ketidaksepakatan
Melalui perkembangannya, para sarjana, akademisi, dan para pendidik telah berselisih tentang tujuan dan sifat dari jurusan yang ada disebuah Perguruan Tinggi. Umumnya, para pendudukung sistem jurusan dan departemen berpendapat bahwa "dengan jurusan Universitas memungkinkan untuk mendorong suatu pengembangan, konservasi, dan penyebarluasan pengetahuan". Sebaliknya, para kritikus yang tidak sepaham dengan pendapat tersebut menyatakan bahwa "klaim terhadap promosi tribalisme intelektual, dimana spesialisasi lebih disukai daripada penguasaan berbagai epistemologi yang nilai-nilainya jauh lebih luas dari pembelajaran liberal dapat menghilangkan persatuan kampus dan menghambat inovasi karena oposisi parokial terhadap subspesialisasi baru dan terhadap penelitian" (Guthrie. 2006).


Perbedaan dari Berbagai Konsentrasi Akademik
Konsentrasi akademik (kejuruan) merupakan fokus utama dalam jurusan akademik tertentu yang menjadi bidang studi atau mata kuliah utama dalam jurusan akademik tersebut. Contoh, Program ilmu sosial atau humaniora akan mengharuskan para mahasiswanya untuk berkonsentrasi dalam mata kuliah yang berkaitan dengan ilmu-ilmu sosial seperti sejarah, ekonomi, dan lain sebagainya. Program ilmu alam yang mengharuskan mahasiswanya untuk mempelajari mata kuliah biologi, fisika, dan kimia, dan lain sebagainya.

Pada tingkat yang lebih tinggi doktoral, jurusan akademik atau jurusan utama, mengacu pada fokus utama mahasiswa dalam program doktor yang sedang mereka tempuh, sementara untuk bidang minor lebih mengacu pada fokus sekunder saja. Contoh, seorang mahasiswa doktoral yang mempelajari Sejarah akan mengejar gelarnya dalam bisa ilmu Sejarah saja dengan bidang bidang utama penelitiannya dalah Sejarah perang dan Ilmu masyarakat, sedangkan untuk bidang yang lebih spesifik seperti Penelitian Pascakolonial.


DAFTAR RUJUKAN

"The Academic Major." Encyclopedia of Education. Ed. Guthrie, James W. 2nd ed. Vol. 1. New York: Macmillan Reference USA, 2006. 19-23.

Career Earnings by College Major - interactive chart from The Hamilton Project (US)

The Economic Value of College Majors - interactive chart from Georgetown University Center on Education and the Workforce (US)

9 komentar:

  1. Jurusan disebut juga 'konsentrasi'. Jurusan atau konsentrasi akademik adalah bidang spesialisasi utama selama menempuh perkuliahan hingga mendapatkan gelar sarjana atau gelar akademik dari Universitas.

    BalasHapus
  2. Apa yang dimaksud dengan program akademik jurusan?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Program akademik adalah kombinasi dari pembelajaran dan kegiatan terkait yang diselenggarakan untuk mencapai hasil pembelajaran tertentu yang telah ditentukan oleh Universitas dan Jurusan.

      Hapus
  3. Apa perbedaan antara gelar akademik dan jurusan akademik?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Gelar adalah julukan atau titel yang diberikan secara resmi kepada mahasiswa yang telah menyelesaikan semua persyaratan untuk kelulusan, sedangkan jurusan adalah bidang studi yang lebih spesifik bagi para mahasiswa dalam menyelesaikan studinya untuk mendapatkan gelar.

      Hapus
  4. aku masih bingung misal jurusan bahasa pas SMA ranah jurusan pas kuliah apa aja ya

    BalasHapus
    Balasan
    1. jangan bingung ah, biar jurusannya ada banyak kan pilihannya cuma satu :)

      Hapus
  5. santai bingung pilih jurusan itu cuma ujian tahap awal sebagai maba, setelah kuliah masih banyak bentuk kebingungan2 lainnya, hahAa

    BalasHapus
  6. menurut saya hal yang sulit dari pemilihan jurusan itu bukan minat, tapi lebih ke biaya sama restu orang tua,

    BalasHapus

Respon komentar 7 x 24 jam, so please be patient :D