[ HTML ] [ Java ] [ Bahasa C ]


Senin, Mei 03, 2021

Cara Membuat File Header pada Bahasa C

Seperti yang diketahui bahwa file dengan ekstensi .h disebut sebagai file header pada bahasa pemrograman C. File header tersebut pada umumnya mengandung fungsi deklarasi yang dapat digunakan pada program utama pada bahasa C. Contoh, untuk memasukkan stdio.h pada program bahasa C yang digunakan pada fungsi printf(). 

Mungkinkah untuk membuat file header sesuai dengan keinginan sendiri?

Jawabannya adalah iya. Header file adalah file sederhana yang bisa dideklarasikan untuk fungsi yang dibuat sendiri yang dapat digunakan pada program utama ataupun juga dapat digunakan ketika membuat program bahasa C skala besar. 

Catatan: Header file umumnya mengandung definisi dari tipe data, fungsi prototipe, dan perintah preprosesor bahasa C.

Berikut adalah contoh sederhana dari pembuatan file header beserta penggunaannya.

satu, membuat myhead.h: buat kode program berikut ini dan simpan dengan nama file myhead.h atau dengan menggunakan kreasi nama file apapun yang diakhiri dengan ekstensi .h yang mengindikasikan file tersebut adalah file header.

// Sangat tidak

// direkomendasikan untuk

// meletakkan fungsi definisi

// dalam sebuah file header. 

 

// Idealnya, seharusnya

// terdapat sebuah fungsi

// deklarasi sebelum fungsi

// definisi.

 

// Tujuan dari kode program

// tersebut adalah hanya untuk

// mendemonstrasikan cara

// kerja dari file header.

void add(int a, int b) 

printf("Nilai penambahan = %d\n", a + b); 

 

void multiply(int a, int b) 

printf("Nilai perkalian = %d\n", a * b); 

}


dua, Memasukkan file .h ke dalam program lainnya dalam bahasa c: Seperti halnya memasukkan file dengan tipe ekstensi .h pada program bahasa c, maka pada file myhead.h juga perlu dilakukan include yang sama seperti pada program bahasa C.

#include "myhead.h", Penggunaan tanda "" adalah untuk menginstruksikan preprosesor untuk melihat pada folder yang ada saat ini, jika folder yang dicari tidak ditemukan, maka preprosesor akan menuju ke folder standar. Dapat pula menggunakan simbol angular bracket <> ketimbang menggunakan simbol "" untuk include file header, juga dapat dilakukan penyimpanan dalam folder standar file header pada bahasa C. Namun jika menggunakan "" untuk melakukan include, maka terlebih dahulu harus dipastikan bahwa file tersebut berada dalam folder yang sama dimana file c tersebut disimpan.

tiga, Menggunakan create header file:

// Program bahasa C untuk

// menggunakan file header

// yang telah diciptakan

// sebelumnya 

#include <stdio.h> 

#include "myhead.h"

 

int main() 

add(4, 6); 

 

// Fungsi ini memanggil fungsi

// penambahan yang telah

// ditulis pada preprosesor

// myhead.h dan tidak terdapat

// kompilasi error.

multiply(5, 5); 

 

// Hal yang sama yang

// dilakukan pada fungsi

// perkalian pada preprosesor

// myhead.h 

printf("BYE! Sampai jumpa"

" lagi"); 

return 0

}

Output:
Nilai penambahan = 10
Nilai perkalian = 25
BYE! Sampai jumpa lagi

Catatan: Kode program sebelumnya dapat berjalan dengan sukses dan akan mencetak nilai output jika telah diciptakan file header dan file tersebut disimpan pada folder yang sama dengan file c.

Poin penting, 
  • pembuatan file header umumnya dibutuhkan ketika membuat program bahasa C skala besar sehingga modul dapat berbagi fungsi definisi, prototipe, dan lain sebagainya.
  • Fungsi dan tipe deklarasi, variabel global, deklarasi struktur, dan beberapa case, dan fungsi inline, pendefinisiannya harus terpusat dalam satu file utama.
  • Pada Header file, tidak boleh menggunakan file header yang sifatnya redundant, atau hanya sekumpulan kecil dari statement. 
  • Jangan meletakkan definisi fungsi pada sebuah header. Letakkan file tersebut terpisah pada file .c.
  • Deklarasi include untuk fungsi dan variabel yang didefinisikan akan terlihat ketika menuju linker. Juga, definisi dari struktur data dan enumerasi terbagi antara multiple sumber file.
  • Secara singkat, hanya file-file yang diperlukan saja yang dimasukkan pada file header.

5 komentar:

  1. Programmer dapat membuat deklarasi pada file header dan menggunakan direktif #include pada setiap file cpp atau file header lainnya yang membutuhkan deklarasi tersebut. Perintah #include adalah untuk menyisipkan salinan dari file header secara langsung ke program yang dituju.

    BalasHapus
  2. Ada berapa jenis file header pada bahasa pemrograman C?

    BalasHapus
    Balasan
    1. File header adalah file dengan ekstensi .h yang merisi deklarasi fungsi bahasa C dan definisi makro untuk dibagikan pada beberapa file sumber yang dituju. Ada dua jenis header file: yaitu, header file yang ditulis oleh programmer secara langsung, dan header file yang disertakan oleh kompilator program.

      Hapus
  3. Apakah saya bisa membuka isi dari file header pada bahasa C?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Karena file header adalah file teks biasa, maka programmer dapat membuat dan melihat isi konten dari file tersebut dengan menggunakan teks editor. Namun, akan lebih mudah untuk mengedit file header dan file kode sumber lainnya dengan menggunakan kode editor seperti Microsoft Visual Studio atau Apple Xcode.

      Hapus

Respon komentar 7 x 24 jam, so please be patient :D