[ HTML ] [ Java ] [ Bahasa C ]


Senin, Mei 03, 2021

Eksekusi Printf dengan Operator Increment pada Bahasa C

Pada artikel ini akan dijelaskan tentang undefined behavior pada bahasa C, serta bagaimana kondisi eksekusi program dari operator printf terhadap operator increment pada bahasas C. Sebelum lanjut, perhatikan contoh penggalan program berikut ini dan perkirakan hasil output-nya.

printf("%d %d %d", i, ++i, i++); 

Pada contoh penggalan program sebelumnya, akan dipanggil behavior yang tidak terdefinisi oleh kedua referensi 'i' dan 'i++' pada list argument. Program tersebut tidak dapat mendefinisikan perintah argumen yang akan dievaluasi. Kompilator yang berbeda mungkin akan memiliki pendekatan yang berbeda pula pada hasil output. Sebuah kompilator tunggal juga memilih perintah berbeda pada waktu yang berbeda. Contoh, program berikut memiliki tiga statement printf yang dapat menyebabkan munculnya behavior yang tidak terdefinisi.

// Ketiga statement printf()

// pada kode program bahasa C

// tersebut akan menyebabkan

// kondisi tak terduga pada

// nilai output program

#include <stdio.h> 

 

int main() 

volatile int a = 10

printf("\n %d %d", a, a++); 

 

a = 10

printf("\n %d %d", a++, a); 

 

a = 10

printf("\n %d %d %d ", a, a++, ++a); 

 

return 0

}


Namun demikian, tidak direkomendasikan untuk menggunakan dua atau lebih operator increment dalam satu statement.

5 komentar:

  1. Apa yang dimaksud dengan undefined behavior pada bahasa pemrograman C?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Dalam bahasa pemrograman komputer, perilaku tidak terdefinisi atau undefined behavior adalah hasil dari proses eksekusi program yang perilakunya tidak dapat dirediksi hasil keluarannya, dan tentunya tetap dalam spesifikasi bahasa yang dipatuhi oleh kode komputer.

      Hapus
    2. Sebenarnya perilati tidak terdefinisi atau perilaku keacakkan pada hasil keluaran output tersebut bukanlah sesuai yang bersifat random, tapi lebih pada spesifikasi dari mesin yang digunakan dalam mengeksekusi kode program tersebut.

      Karena tidak ada yang namanya perilaku tidak terdefinisi dari suatu bahasa pemrograman.

      Hapus
  2. Undefined behavior sebenarnya lebih pada kekurangan atau keterbatasan dari bahasa pemrograman tersebut untuk dapat menghubungkan antara maksud atau kemauan dari programmer terhadap kemampuan dari mesin.

    BalasHapus
  3. Jika sebuah mesin bisa berprilaku tidak terdefinisi diluar dari perintah program yang diberikan oleh programmer, maka bisa jadi algoritma yang tercipta tersebut adalah bentuk primitif dari kecerdasan mesin itu sendiri, yang menurut pemahaman saait ini masih mustahil.

    BalasHapus

Respon komentar 7 x 24 jam, so please be patient :D