Artikel Terbaru

8 Pertimbangan yang Harus Dilakukan untuk Memilih Wallet Bitcoin

Wallet Bitcoin adalah program yang digunakan untuk mengirim dan menerima data transaksi Bitcoin, menyimpan catatan Bitcoin, dan memantau saldo Bitcoin. Sama seperti ketika seseorang memerlukan program email yang digunakan untuk mengelola data email -nya, pada Bitcoin juga terdapat program sejenis yang dapat digunakan untuk mengelola data Bitcoin tersebut, berupa wallet interface pada setiap node blockchain Bitcoin. Wallet digunakan untuk memantau alamat Bitcoin pada blockchain dan juga dapat digunakan untuk memperbarui saldo Bitcoin pada setiap transaksi.

Penjelasan Singkat, Makro PRINT() pada Bahasa C

Artikel ini akan menjelaskan bagaimana cara membuat bahasa program c makro PRINT(x) yang mencetak nilai x dalam program tersebut.

Perhatikan contoh program berikut ini:

#define PRINT(x) (x) 

 

int main() 

printf("%s",PRINT(x)); 

return 0

}


Hasil output yang dikeluarkan dari program adalah error karena tipe dari x yang diambil sebagai variabel oleh kompilator tidak diketahui nilainya. Pada bahasa C, terdapat direktif '#', yang juga dikenal dengan sebutan operator stringizing yang pada dasarnya mengkonversi argumen direktif '#' dalam sebuah string. Sehingga contoh program yang ditampilkan sebelumnya dapat dimodifikasi sebagai berikut:

#define PRINT(x) (#x)

 

int main() 

printf("%s",PRINT(x)); 

return 0

}

Dari hasil modifikasi kode program tersebut, input dari PRINT(x) akan mencetak hasil x. 

Faktanya: jika input adalah PRINT(cinta), maka akan mencetak 'cinta'. 

Komentar

  1. Makro atau macros, ataupun juga macro adalah nama yang diberikan ke suatu blok pernyataan dalam bahasa C yang digunakan sebagai arahan preprosesor. Untuk menjadi sebuah preprosesor, blok kode program dikomunikasikan ke suatu kompilator sebelum masuk ke dalam fungsi pengkodean (main()) yang sebenarnya. Makro ditentukan dengan arahan suatu preprosesor #define.

    Keuntungan dari menggunakan makro adalah kecepatan eksekusi dari fragmen program. Jika cuplikan kode program yang sebenarnya akan digunakan, maka cuplikan kode program tersebut dapat diganti dengan nama dari makro. Blok pernyataan yang ama, disisi lain, perlu berulang kali diberi kode keras jika dan bila jika hal tersebut diperlukan.

    Kerugian dari penggunaan makro adalah ukuran dari programnya itu sendiri. Pasalnya, preprosesor akan mengganti semua nilai makro dalam program dengan definisi aslinya sebelum proses kompilasi program dijalankan.

    BalasHapus
  2. Makro adalah suatu segmen yang diganti dengan nilai makro itu sendiri. Makro ditentukan oleh perintah #define. Ada dua jenis makro dalam pengalikasiannya pada bahasa pemrogramam, yaitu:

    1. Makro menyerupai objek.
    2. Makro menyerupai fungsi.

    BalasHapus
  3. Makro hanya alias yang digunakan untuk beberapa token ataupun juga ekspresi yang dapat digunakan dalam bahasa pemrograman C. Makro membuat kode program menjadi lebih efisien untuk perubahan pada penggunaan kode program pada tahap selanjutnya. Makro ditentukan menggunakan kata kunci #define.

    BalasHapus
  4. Ketika melakukan kompilasi sebuah program, sebelum kode sumber program tersebut diteruskan ke suatu kompilator, kode program tersebut akan diperiksa oleh preprosesor bahasa C untuk pendefinisian makro jenis apapun. Ketika melihat arahan dari #define, maka akan dilakukan penelusuran pada keseluruhan program untuk mencari template makro yang dituju tersebut. Setelah template tersebut ditemukan, maka template makro tersebut akan diganti dengan bentuk perluasan makro yang sesuai. Hanya setelah prosedur tersebut selesai berulah program diserahkan menuju ke kompilator.

    Dalam bahasa C, biasanya digunakan huruff kapital untuk template makro yang akan digunakan. Tujuannya adalah memudahkan programmer untuk memilih semua bentuk template makro saat sedang membaca keseluruhan program.

    Perlu diperhatikan pula bahwa template makro akan dipisahkan oleh tab atau suatu ruang kosong. SPasi antara # dan define adalah bersifat opsional pada penggunaan makro. Perlu diingat bahwa definisi makro tidak boleh diakhir dengan tanda titik koma seperti pada penulisan umum bahasa pemrograman C.

    BalasHapus
  5. Pemrograman bahasa C memungkinkan untuk dilakukan penentuan makro pada program yang telah dibuat. Makro adalah fragmen kode program yang memiliki nama untuk memanggil keseluruhan program. User dapat menggunakan program tersebut dengan melakukan pemanggilan nama makro yang sesuai.

    Makro dideklarasikan dengan simbol #define.

    Contoh, #define PI 3.14

    Semoga dapat dimengerti dengan lebih gampang, trima kasih!!

    BalasHapus

Posting Komentar

Respon komentar 7 x 24 jam, mohon bersabar jika komentar tidak langsung dipublikasi atau mendapatkan balasan secara langsung. :D

Catatan: setiap iklan yang ditayangkan pada blog ini bersumber dari google adsense. Dengan jenis iklan yang dipilih adalah, sebagai berikut.

POIN 1, Iklan yang ditampilkan hanya boleh berbahasa indonesia atau berbahasa inggris. Tidak menerima jenis iklan dalam bahasa yang lain selain yang telah disebutkan karena blog ini dibuat untuk para pengunjung dari negara atau orang yang berbahasa Indonesia.

POIN 2, Setiap gambar yang ditampilkan pada iklan sifatnya tidak mengganggu para pengunjung yang melihat blog, atau tidak boleh menampilkan gambar yang bersifat menjijikkan atau merangsang rasa mual.

POIN 3, Jenis iklan yang dipasang bukan merupakan iklan spam, atau berisi dan mengarahkan pengunjung ke alamat yang berbahaya atau bersifat penipuan.

POIN 4, Segala bentuk iklan tunduk dan patuh pada ketentuan dari pihak Adsense google dan pemilik blog.

POIN 5, Segala jenis iklan yang tidak bertentangan dengan poin 1-4 yang dijelaskan sebelumnya, maka iklan tersebut dapat ditampilkan pada blog.

POIN 6, Jika ada pihak ketika yang ingin memasang iklan pada blog ini secara langsung, maka dapat menghubungi pemilik blog melalui kontak 0882 3218 8316.



~ Ikatlah Ilmu dengan Memostingkannya ~

Hot Artikel

Perbedaan stdio.h dan stdlib.h pada Bahasa C

6 Tahap Utama dalam Melakukan Kompilasi Program Hello World Java

Perbedaan Antara int main() dan int main(void) pada Bahasa C

Enkapsulasi pada Java

3 Jenis Utama Looping pada Java