this → Artikel Baru – ( Atrikel Lama ↓ )

Cara Membuat Daftar Deskripsi Menggunakan Tag DT pada HTML

Tag dt pada HTML digunakan untuk menentukan daftar deskripsi. Tag ini digunakan bersamaan dengan tag dl, juga biasanya diikuti dengan penggunaan tag dd, dimana tag dd digunakan untuk menyediakan beberapa teks yang berkaitan dengan istilah yang ditentukan menggunakan tag dt.

Sintak:
<dt> Konten... </dt>

Pahami pula, tentang semua konsep desain Web untuk tingkat pemula melalui materi lengkap HTML [klik].


Baca juga, tentang materi bahasa pemrograman lainnya melalui Materi Lengkap 

Bahasa Pemrograman [klik].


Contoh:

<!DOCTYPE html>

<html>

 

<body>

 

<h1>

HTML Tag Dt

</h1>

 

<h2>

Tag DT

</h2>

 

<dl>

<!-- HTML tag dt -->

<dt>Kelas masak</dt>

<dd>

Kelas untuk belajar berbagai teknik masak dari berbagai menu Asia.

</dd>

 

<br>

 

<!-- HTML tag dt -->

<dt>Kelas Karate</dt>

<dd>

Kelas untuk belajar ilmu bela diri Karate.

</dd>

 

<br>

 

<!-- HTML tag dt -->

<dt>Kelas Tidur</dt>

<dd>

Kelas untuk belajar bagaimana caranya tidur ditengah-tengah proses belajar.

</dd>

</dl>

 

</body>

 

</html>

Output:

HTML Tag Dt

Tag DT

Kelas masak
Kelas untuk belajar berbagai teknik masak dari berbagai menu Asia.

Kelas Karate
Kelas untuk belajar ilmu bela diri Karate.

Kelas Tidur
Kelas untuk belajar bagaimana caranya tidur ditengah-tengah proses belajar.

Komentar

  1. Apa hubungan antara tag dt, dl, dan dd pada html?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Tag DT pada html digunakan untuk menentukan istilah deskripsi atau daftar definisi. Karena hal tersebut, maka tag DT harus digunakan di dalam tag DL. Tag DD atau description details juga digunakan untuk memberikan definisi atau teks terkait lainnya yang berhubungan dengan istilah yang telah ditentukan dalam tag DT.

      Hapus
  2. Tag DT mendefinisikan istilah atau nama dalam daftar deskripsi. Tag ini digukana bersamaan dengan tag dl dan dd.

    BalasHapus
  3. Hasil yang ditampilkan pada blog tentang penggunaan dari tag dt sedikit berbeda jika dipraktikkan langsung dengan membuat dokumen html sendiri secara offline.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya benar, hal ini terjadi karena ada perbedaan penerapan kode program antara yang diketik langsung terhadap hasil yang di copy ke dalam blog. Jauh lebih mudah, jika kode program tersebut dibuat ke dalam bentuk dokumen html statis untuk dapat mengamati perubahan yang terjadi pada file hasilnya.

      Hapus

Posting Komentar

Respon komentar 7 x 24 jam, mohon bersabar jika komentar tidak langsung dipublikasi atau mendapatkan balasan secara langsung. :D

Catatan: setiap iklan yang ditayangkan pada blog ini bersumber dari google adsense. Dengan jenis iklan yang dipilih adalah, sebagai berikut.

POIN 1, Iklan yang ditampilkan hanya boleh berbahasa indonesia atau berbahasa inggris. Tidak menerima jenis iklan dalam bahasa yang lain selain yang telah disebutkan karena blog ini dibuat untuk para pengunjung dari negara atau orang yang berbahasa Indonesia.

POIN 2, Setiap gambar yang ditampilkan pada iklan sifatnya tidak mengganggu para pengunjung yang melihat blog, atau tidak boleh menampilkan gambar yang bersifat menjijikkan atau merangsang rasa mual.

POIN 3, Jenis iklan yang dipasang bukan merupakan iklan spam, atau berisi dan mengarahkan pengunjung ke alamat yang berbahaya atau bersifat penipuan.

POIN 4, Segala bentuk iklan tunduk dan patuh pada ketentuan dari pihak Adsense google dan pemilik blog.

POIN 5, Segala jenis iklan yang tidak bertentangan dengan poin 1-4 yang dijelaskan sebelumnya, maka iklan tersebut dapat ditampilkan pada blog.



~ Ikatlah Ilmu dengan Memostingkannya ~

Hot Artikel

Enkapsulasi pada Java

Perbedaan stdio.h dan stdlib.h pada Bahasa C

Penjelasan Singkat tentang Konsep Asosiasi, Komposisi, dan Agregasi pada Java

3 Jenis Utama Looping pada Java