this → Artikel Baru – ( Atrikel Lama ↓ )

6 Cara Penerapan Atribut Height pada Elemen HTML

Atribut height pada HTML digunakan untuk menentukan tinggi dari suatu elemen. Atribut ini digunakan pada elemen sebagai berikut:

  • <canvas>
  • <embed>
  • <iframe>
  • <img>
  • <object>
  • <input>

Pahami pula, tentang semua konsep desain Web untuk tingkat pemula melalui materi lengkap HTML [klik].


Baca juga, tentang materi bahasa pemrograman lainnya melalui Materi Lengkap 

Bahasa Pemrograman [klik].


Contoh: Ilustrasi dari penggunaan atribut height pada elemen <canvas>.

<!DOCTYPE html>

<html>

 

<head>

<title>

HTML Atribut Height

</title>

</head>

 

<body style="text-align:center">

 

<h1>

Blog Elfan

</h1>

 

<h2>

HTML Atribut Height

</h2>

 

<canvas 

id="mkn"

width="200"

height="100"

style="border:1px solid black">

</canvas>

 

</body>

 

</html>

Output:

Blog Elfan

HTML Atribut Height


Komentar

  1. Apa yang dimaksud dengan atribut height pada dokumen html?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Atribut height digunakan untuk menentukan tinggi elemen. Jika tinggi dan lebar telah diatur, maka ruang yang diperlukan untuk elemen akan dicadangkan saat halaman tersebut dimuat. Namun, tanpa penggunaan atribut height, maka browser tidak akan dapat mengetahui ukuran dari elemen, dan tidak dapat mengalokasikan ruang yang sesuai dengan elemen tersebut.

      Hapus
  2. Apa yang dimaksud dengan height default pada CSS?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Properti height CSS digunakan untuk menentukan ketinggian elemen CSS. Secara default, properti tersebut digunakan untuk menentukan ketinggian pada area konten. Namun, jika ukuran kotak diatur ke border-box, maka akan ditentukan ketinggian area perbatasannya.

      Hapus
  3. Apakah dapat dilakukan pengatur height menjadi 100%?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Jika mencoba dilakukan pengaturan ketinggian div ke 100 dari jendela browser menggunakan pengaturan height style:100%, maka hal tersebut tidak akan dapat berfungsi, karena persentase (%) merupakan satuan yang sifatnya relatif sehingga tinggi yang dihasilkan bergantung pada tinggi elemen utama atau elemen induk.

      Hapus

Posting Komentar

Respon komentar 7 x 24 jam, mohon bersabar jika komentar tidak langsung dipublikasi atau mendapatkan balasan secara langsung. :D

Catatan: setiap iklan yang ditayangkan pada blog ini bersumber dari google adsense. Dengan jenis iklan yang dipilih adalah, sebagai berikut.

POIN 1, Iklan yang ditampilkan hanya boleh berbahasa indonesia atau berbahasa inggris. Tidak menerima jenis iklan dalam bahasa yang lain selain yang telah disebutkan karena blog ini dibuat untuk para pengunjung dari negara atau orang yang berbahasa Indonesia.

POIN 2, Setiap gambar yang ditampilkan pada iklan sifatnya tidak mengganggu para pengunjung yang melihat blog, atau tidak boleh menampilkan gambar yang bersifat menjijikkan atau merangsang rasa mual.

POIN 3, Jenis iklan yang dipasang bukan merupakan iklan spam, atau berisi dan mengarahkan pengunjung ke alamat yang berbahaya atau bersifat penipuan.

POIN 4, Segala bentuk iklan tunduk dan patuh pada ketentuan dari pihak Adsense google dan pemilik blog.

POIN 5, Segala jenis iklan yang tidak bertentangan dengan poin 1-4 yang dijelaskan sebelumnya, maka iklan tersebut dapat ditampilkan pada blog.



~ Ikatlah Ilmu dengan Memostingkannya ~

Hot Artikel

Enkapsulasi pada Java

Perbedaan stdio.h dan stdlib.h pada Bahasa C

10 Aturan Utama Penggunaan Overriding pada Java

5 Cara Konversi Tipe Data pada Java

6 Aturan Penting Switch Statement pada Java

Perbedaan Antara int main() dan int main(void) pada Bahasa C

Penjelasan Singkat tentang Konsep Asosiasi, Komposisi, dan Agregasi pada Java