Artikel Terbaru

2 Jenis Pengujian Hipotesis Komparatif

Pengujian hipotesis komparatif artinya adalah melakukan proses pengujian parameter populasi dalam bentuk perbandingan melalui ukuran sampel data yang juga berbentuk perbandingan. Dalam hal ini, proses pengujian hipotesis komparatif juga bermakna proses pengujian dari kemampuan generalisasi atau signifikansi hasil penelitian yang berupa hasil perbandingan keadaan variabel dari dua buah sampel ataupun juga lebih. Jika HO pada hasil pengujian diterima, maka nilai perbandingan dari dua sampel atau lebih tersebut hasilnya dapat digeneralisasikan terhadap seluruh populasi dimana sampel tersebut diambil sesuai dengan taraf kesalahan yang telah ditetapkan.

 
Rancangan penelitian pada hipotesis komparatif masih menggunakan bentuk variabel mandiri sama seperti pada penelitian deskriptif, namun dengan nilai variabel yang berada pada populasi dan sampel data berbeda, ataupun berada pada populasi yang sama tetapi terdapat pada waktu yang berbeda seperti diperlihatkan pada gambar 1.

Prinsip Dasar Pengujian Hipotesis Komparatif
Gambar 1 Prinsip Dasar Pengujian Hipotesis Komparatif

Terdapat dua model perbandingan dari hipotesis komparatif, dimana kedua komparasi tersebut antara dua sampel atau lebih (k sampel). Setiap model komparasi tersebut dibagi menjadi dua jenis pembagian yaitu sampel yang berkorelasi dan sampel yang tidak berkorelasi atau juga disebut dengan sampel independen.

Sampel yang berkorelasi biasanya berada pada bentuk rancangan penelitian eksperimen. Contoh, proses perbandingan nilai kemampuan kerja pegawai sebelum dan setelah dilakukan pelatihan, perbandingan ilai pretest dan postest peserta didik di suatu sekolah, perbandingan kelompok eksperimen terhadap kelompok kontrol, dan lain sebagainya.

Sampel independen merupakan jenis sampel yang tidak berkaitan antaras satu sampel terhadap sampel lainnya. Contoh, Proses perbandingan kemampuan kerja antara lulusan SMA dan SMK, proses perbandingan jumlah penghasilan petani dan nelayan pada suatu wilayah tertentu, dan lain sebagainya seperti diperlihatkan pada tabel 1.

Tabel 1 Berbagai Bentuk Komparasi Sampel
Dua SampelLebih Dari Dua Sampel
BerpasanganIndependenBerpasanganIndependen


Terdapat berbagai teknik yang dapat digunakan untuk melakukan proses pengujian hipotesis komparatif. Dimana penentuan teknik uji tersebut ditentukan berdasarkan pada bentuk komparasi dan juga jenis atau macam data yang digunakan. Untuk jenis data interval dan rasio maka dapat digunakan teknik uji statistik parametris dan untuk uji nominal atau diskrit dapat digunakan teknik uji statistik nonparametris, lebih jelas seperti diperlihatkan pada tabel 2.

Tabel 2 Teknik Statistik Pengujian Hipotesis Komparatif

Macam DataBentuk Komparasi
Dua SampelK Sampel
KorelasiIndependenKorelasiIndependen
Interval Rasiot-test dua sampel *t-test dua sampel*Anova satu jalur*Anova satu jalur*
Anova dua jalurAnova dua jalur
NominalMc NemarFisher ExactChi Kuadrat k sampelChi Kuadrat k sampel
Chi Kuadrat dua sampelCochran Q
OrdinalSign testMedian testFriedmanMedian Extension
Mann-Whitney U test
Wilcoson Matched PairsKolomogoriv SmirnovAnova dua jalurKruskal-Walls Anova dua jalur
Wald-Wolfowitz
*Statistik Parametris

Komentar

  1. Dalam penelitian komparatif, hipotesis harus dapat mengidentifikasi hubungan antara variabel independen dan variabel dependen. Umumnya hipotesis eksperimen komparatif mengidentifikasi level atau kondisi mana dari variabel independen yang akan memiliki kinerja terbaik ketika variabel dependen diterapkan pada suatu kondisi tertentu.

    BalasHapus
  2. Apa yang dimaksud dengan hipotesis komparatif atau hipotesis perbandingan?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Komparatif artinya dalah proses perbandingan dua proporsi. Pengujian hipotesis komparatif dapat digunakan untuk menentukan apakah perbedaan dalam proporsi yang diperkirakan dapat pula mencerminkan perbedaan proporsi dalam suatu populasi, dimana perbedaan dua proporsi tersebut mengikuti aturan distribusi normal.

      Hapus
  3. Secara sederhana, apa yang dimaksud dengan hipotesis?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hipotesis merupakan solusi yang disarankan untuk suatu kejadian tertentu yang tidak dapat dijelaskan sesuai dengan teori atau kondisi kejadian saat ini. Gagasan awal dari penentuan sebuah hipotesis adalah bahwa tidak ada hasil yang ditentukan sebelumnya.

      Hapus

Posting Komentar

Respon komentar 7 x 24 jam, so please be patient :D

Hot Artikel!!!

Enkapsulasi pada Java

6 Tahap Utama dalam Melakukan Kompilasi Program Hello World Java

6 Contoh Program Method Overloading pada Java