Artikel Terbaru

3 Pedoman Umum Memilih Teknik Statistik

Dalam kegiatan penelitian dan pengambilan hipotesis dapat digunakan berbagai macam Teknik statistik. Pada pengujian penelitian, untuk dapat menentukan teknik statistik mana yang akan digunakan bergantung terhadap interaksi dua hal yaitu bentuk hipotesis dan ragam data yang akan dilakukan analisis. Sama halnya dalam kegiatan penelitian dengan berdasarkan tingkat ekspalansi, maka terdapat tiga jenis hipotesis yaitu, hipotesis asosiatifkomparatif, dan deskriptif. Pada hipotesis komparatif diklasifikasikan menjadi dua yaitu, hipotesis komparatif dua sampel dan hipotesis komparatif lebih dari dua sampel. Untuk jenis sampelnya, pada hipotesis komparatif dibagi menjadi dua lagi, yaitu hipotesis komparatif dengan sampel related atau berpasangan dan hipotesis komparatif dengan sampel independen.

Berikut diberikan contoh dari sampel berpasangan, yaitu sampel yang diberi pretest dan sampel yang diberi postest, atau sampel kelompok kontrol pada kegiatan penelitian eksperimen dan sampel kelompok eksperimen. Jadi antara sampel yang diberi perlakuan dan yang tidak diberi perlakuan adalah sampel yang related. Sedangkan untuk contoh dari sampel independen adalah perbandingan nilai prestasi peserta didik laki-laki dan peserta didik perempuan pada Sekolah Menengah Atas. 

Berikut disajikan contoh rumusan hipotesis deskriptif, asosiatif, dan komparatif.
satu, Hipotesis Deskriptif

  • Ho: Daya tahan panci merek X = 500 jam
  • Ha: Daya tahan panci merek X != 500 jam

dua, Hipotesis Komparatif

  • Ho: Daya tahan panci merek X = merk Y
  • Ha: Daya tahan panci merek X != merk Y

tiga, Hipotesis Asosiatif

  • Ho: Tidak ada hubungan antara merek plastik dengan merek panci
  • Ha: Ada hubungan antara merek plastik dengan merek panci


Pada contoh hipotesis yang ditampilkan, jenis data yang dikumpulkan adalah data rasio (waktu) dan teknik statistik yang akan dipergunakan adalah:

  • satu, Untuk jenis hipotesis deskriptif, statistik yang digunakan adalah statistik t-test dengan satu variabel (data interval, hipotesis deskriptif).
  • dua, Untuk hipotesis komparatif, juga pakai t-test (dua sampel independen). Data interval, hipotesis komparatif dua sampel independen.
  • tiga, Untuk hipotesis asosiatif, pakai Pearson Product Moment. Data interval, hipotesis asosiatif.


Bila data nominal dan hipotesis asosiatif, maka teknik statistik yang digunakan adalah Contigency, Coeficient, atau Cramer's Statistik Lamda. Jadi tabel 1 dapat digunakan sebagai kunci dalam memilih teknik statistik untuk pengujian hipotesis penelitian.



Tabel 1 Penggunaan Statistik Parametris dan Non Parametris untuk Menguji Hipotesis

MACAM DATABENTUK HIPOTESIS
Deskriptif (Satu Variabel)Komparatif (Dua Sampel)Komparatif (Lebih Dari Dua Sampel)Asosiatif (Hubungan)
RelatedIndependenRelatedIndependen
NominalBinomial

Mc Nemar

Fisher Exact Probability

x2 for K Sample

x2for K Sample

Contingency Coeficient C

x2 One Sample

x2Two Sample

Cochran Q

Ordinal

Run Test

Sign Test

Median Test

Friedman Two-Way Anova

Median Extention

Spearman Rank Correlation

Mann-Whitney U Test

Wilcoxin matched pairs

Kolmogorov-Smirnov

Kruskal-Wallis One Way Anova

Kendall Tau

Wald-Woldfowitz

Interval Rasio

t-test*

t-test of Related*

t-test Independent*

One-Way Anova*

One-Way Anova*

Pearson Product Moment*

Two-Way Anova*

Two-Way Anova*

Partial Correlation*

Multiple Correlation*

*Statistik Parametris

Komentar

  1. Metode atau teknik statistik adalah rumus matematika, model, sekaligus teknik yang digunakan dalam analisis statistik data mentah penelitian. Penerapan metode statistik dengan cara mengekstrak informasi dari data penelitian dan memberikan pendekatan yang berbeda dalam menilai ketahanan output penelitian.

    BalasHapus
  2. Dua jenis metode statistik yang digunakan dalam analisis data adalah statistik deskriptif dan statistik inferensial. Statistik deskriptif digunakan untuk mensinopsi data dari sampel dengan menggunakan mean dan standar deviasi. Sedangkan statistik inferensial digunakan ketika data dipandang sebagai suatu subclass dari populasi tertentu.

    BalasHapus
  3. Bagaimana karakteristik dari data ordinal?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Data ordinal memiliki dua karakteristik, yaitu:
      1. Data dapat diklasifikasikan ke dalam kategori yang berbeda dalam suatu variabel.
      2. Kategori data memiliki urutan peringkat yang sifatnya alami.

      Namun, tidak seperti data interval, jarak antar kateogiri dalam dala ordinal sifatnya tidak rata dan tidak dapat diketahui.

      Hapus
  4. Apa kegunaan data ordinal?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Data ordinal digunakan untuk melakukan survei dan kuesioner karena sifatnya yang teratur, dimana analisis statistik diterapkan pada tanggapan yang dikumpulkan untuk menempatkan responden ke dalam berbagai kategori yang berbeda sesuai dengan tanggapan yang diberikan.

      Hapus

Posting Komentar

Respon komentar 7 x 24 jam, so please be patient :D

Hot Artikel!!!

Enkapsulasi pada Java

6 Tahap Utama dalam Melakukan Kompilasi Program Hello World Java

6 Contoh Program Method Overloading pada Java