this → Artikel Baru – ( Atrikel Lama ↓ )

2 Contoh Utama Penggunaan Atribut Spellcheck pada Elemen HTML

Atribut spellcheck pada html digunakan untuk mendeteksi gramatikal atau kesalahan ejaan pada teks field. Fitur spellcheck dapat diterapkan pada form html menggunakan atribut spellcheck. Atribut spellcheck merupakan atribut enumerasi yang mendefinisikan apakah elemen html akan di periksa atau tidak ejaannya. Atribut spellcheck juga bisa digunakan dengan elemen INPUT dan TEXTAREA pada html.

Tag Pendukung: didukung oleh semua elemen html.

Sintak untuk atribut spellcheck pada field input adalah:
<input type="text" spellcheck="value">

Sintak untuk atribut spellcheck pada field textarea adalah:
<textarea type="text" spellcheck="value"></textarea>

Value dari atribut spellcheck terdiri dari dua nilai, yaitu:
  • satu, TRUE: Atribut spellcheck mendefinisikan elemen html harus diperiksa ejaannya.
  • dua, FALSE: Atribut spellcheck mendefinisikan elemen html tidak harus diperiksa ejaannya.

Ketika atribut spellcheck tidak di-setting, maka dibutuhkan nilai default yang umumnya jenis elemen dan browser yang telah ditentukan. Nilai tersebut kemudian dapat diturunkan dari unsur elemen tertentu.

Pahami pula, tentang semua konsep desain Web untuk tingkat pemula melalui materi lengkap HTML [klik].


Mengaktifkan atribut spellcheck pada form html: untuk dapat mengaktifkan atribut spellcheck pada elemen form, maka value spellcheck di-setting TRUE. Berikut adalah contoh program HTML dengan spellcheck yang bernilai TRUE.

Contoh:

<!DOCTYPE html>

<html>

 

<body>

 

<h3>

Contoh dari Enabling SpellCheck

</h3>

 

<form>

<p>

<input 

type="text

spellcheck="true">

</p>

 

<p>

<textarea 

spellcheck="true">

</textarea>

</p>

 

<button 

type="reset">

Reset

</button>

</form>

 

</body>

 

</html>

Output:

Contoh dari Enabling SpellCheck



Menonaktifkan atribut spellcheck pada form html: untuk dapat menonaktifkan atribut spellcheck pada elemen form, maka value spellcheck di-setting FALSE. Berikut adalah contoh program HTML dengan spellcheck yang bernilai FALSE.

Baca juga, tentang materi bahasa pemrograman lainnya melalui Materi Lengkap 

Bahasa Pemrograman [klik].


Contoh:

<!DOCTYPE html>

<html>

 

<body>

 

<h3>

Contoh dari Disabling SpellCheck

</h3>

 

<form>

<p>

<input 

type="text

spellcheck="false">

</p>

 

<p>

<textarea 

spellcheck="false">

</textarea>

</p>

 

<button 

type="reset">

Reset

</button>

</form>

 

</body>

 

</html>

Output:

Contoh dari Disabling SpellCheck


Komentar

  1. Apa yang dimaksud dengan atribut spellcheck pada html?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Atribut spellcheck adalah atribut enumerasi pada html yang digunakan untuk mendefiniskan apakah elemen pada html dapat diperiksa atau tidak ejaannya.

      Hapus
    2. Atribut spellcheck html atau atribut pemeriksa ejaan digunakan untuk memberitahukan apakah akan dilakukan pemeriksaan ejaan atau tata bahasa pada teks dokumen atau tidak.

      Hapus
  2. Perlukah melakukan pemeriksaan ejaan pada dokumen html menggunakan atribut spellcheck?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Bergantung pada jenis input apa yang digunakan, dan juga sesuai dengan keperluan apa yang dibutuhkan oleh seorang programmer.

      Hapus

Posting Komentar

Respon komentar 7 x 24 jam, mohon bersabar jika komentar tidak langsung dipublikasi atau mendapatkan balasan secara langsung. :D

Catatan: setiap iklan yang ditayangkan pada blog ini bersumber dari google adsense. Dengan jenis iklan yang dipilih adalah, sebagai berikut.

POIN 1, Iklan yang ditampilkan hanya boleh berbahasa indonesia atau berbahasa inggris. Tidak menerima jenis iklan dalam bahasa yang lain selain yang telah disebutkan karena blog ini dibuat untuk para pengunjung dari negara atau orang yang berbahasa Indonesia.

POIN 2, Setiap gambar yang ditampilkan pada iklan sifatnya tidak mengganggu para pengunjung yang melihat blog, atau tidak boleh menampilkan gambar yang bersifat menjijikkan atau merangsang rasa mual.

POIN 3, Jenis iklan yang dipasang bukan merupakan iklan spam, atau berisi dan mengarahkan pengunjung ke alamat yang berbahaya atau bersifat penipuan.

POIN 4, Segala bentuk iklan tunduk dan patuh pada ketentuan dari pihak Adsense google dan pemilik blog.

POIN 5, Segala jenis iklan yang tidak bertentangan dengan poin 1-4 yang dijelaskan sebelumnya, maka iklan tersebut dapat ditampilkan pada blog.



~ Ikatlah Ilmu dengan Memostingkannya ~

Hot Artikel

Enkapsulasi pada Java

Perbedaan stdio.h dan stdlib.h pada Bahasa C

10 Aturan Utama Penggunaan Overriding pada Java

5 Cara Konversi Tipe Data pada Java

6 Aturan Penting Switch Statement pada Java

Perbedaan Antara int main() dan int main(void) pada Bahasa C

Penjelasan Singkat tentang Konsep Asosiasi, Komposisi, dan Agregasi pada Java