this → Artikel Baru – ( Atrikel Lama ↓ )

Cara Simple Penggunaan Notasi Shorthand Array Bahasa C

Pada bahasa C, ketika terdapat banyak nilai berulang pada bahasa tersebut, maka dapat dilakukan penyingkatan notasi array untuk pendefinisiannya. Berikut adalan contoh demonstrasi program.

Contoh:

// Program Bahasa C untuk

// mendemonstrasikan cara

// kerja shorthand rotasi

// array.

#include <stdio.h>

 

int main()

{

// Baris ini sama seperti int

// array[10] = {1, 1, 1, 1,

// 0, 0, 2, 2, 2, 2};

int array[10] = {[0 ... 3]1, [6 ... 9]2};

 

for (int i = 0; i < 10; i++)

printf("%d ", array[i]);

 

return 0;

}

Output:
1 1 1 1 0 0 2 2 2 2

Catatan: dua nilai celah pada urutan array secara otomatis akan terisi dengan nilai 0.

Komentar

  1. Apa programnya bisa bekerja dengan lancar?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Sudah di coba, tapi kode program in tidak bekerja pada kompilator Turbo C++, cuma di GCC saja yang dapat bekerja.

      Hapus
  2. Apa yang dimaksud dengan shorthand array pada bahasa C?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Shorthand array pada elemen array bahasa merupakan proses pemendekkan elemen array dalam urutan naik ataupun urutan turun pada bahasa C.

      Hapus
  3. Kapan shorthand notasi array digunakan pada kode program bahasa C?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Jika terjadi perulangan nilai pada kode program bahasa C maka dapat digunakan shorthand notasi array untuk pendefinisian array yang lebih efisien ketika membuat kode program.

      Hapus

Posting Komentar

Respon komentar 7 x 24 jam, mohon bersabar jika komentar tidak langsung dipublikasi atau mendapatkan balasan secara langsung. :D

Catatan: setiap iklan yang ditayangkan pada blog ini bersumber dari google adsense. Dengan jenis iklan yang dipilih adalah, sebagai berikut.

POIN 1, Iklan yang ditampilkan hanya boleh berbahasa indonesia atau berbahasa inggris. Tidak menerima jenis iklan dalam bahasa yang lain selain yang telah disebutkan karena blog ini dibuat untuk para pengunjung dari negara atau orang yang berbahasa Indonesia.

POIN 2, Setiap gambar yang ditampilkan pada iklan sifatnya tidak mengganggu para pengunjung yang melihat blog, atau tidak boleh menampilkan gambar yang bersifat menjijikkan atau merangsang rasa mual.

POIN 3, Jenis iklan yang dipasang bukan merupakan iklan spam, atau berisi dan mengarahkan pengunjung ke alamat yang berbahaya atau bersifat penipuan.

POIN 4, Segala bentuk iklan tunduk dan patuh pada ketentuan dari pihak Adsense google dan pemilik blog.

POIN 5, Segala jenis iklan yang tidak bertentangan dengan poin 1-4 yang dijelaskan sebelumnya, maka iklan tersebut dapat ditampilkan pada blog.



~ Ikatlah Ilmu dengan Memostingkannya ~

Hot Artikel

Enkapsulasi pada Java

Perbedaan stdio.h dan stdlib.h pada Bahasa C

10 Aturan Utama Penggunaan Overriding pada Java

5 Cara Konversi Tipe Data pada Java

6 Aturan Penting Switch Statement pada Java

Perbedaan Antara int main() dan int main(void) pada Bahasa C

Penjelasan Singkat tentang Konsep Asosiasi, Komposisi, dan Agregasi pada Java