this → Artikel Baru – ( Atrikel Lama ↓ )

2 Contoh Mudah Penggunaan Atribut OnDragEnter pada HTML

Atribut event ondragenter pada html dapat bekerja ketika konten bersifat draggable atau dapat di-drag. Elemen yang memiliki atribut ondragenter di-setting ke dalam nilai true. 

Catatan: Atribut draggable merupakan atribut boolean yang hanya dapat memiliki nilai true atau nilai false saja.

Sintak:
<element ondragenter = "script">

Value Atribut: mengandung script nilai tunggal yang akan bekerja ketikan atribut event ondragenter dipanggil.

Pahami pula, tentang semua konsep desain Web untuk tingkat pemula melalui materi lengkap HTML [klik].


Contoh:

<!DOCTYPE html>

<html>

 

<head>

<title>

Atribut Event Ondragenter 

pada HTML

</title>

 

<!-- script untuk menambah 

warna background -->

<script>

function MyFunction() 

{

document.getElementById("coba").style.backgroundColor

= "green";

}

</script>

</head>

 

<body 

id = "coba" 

style = "text-align:center">

 

<!-- event ondragenter 

dipanggil -->

<h1 

ondragenter = "MyFunction()

draggable = "true">

Blog Elfan

</h1>

 

<p>

Drag heading pada konten untuk 

mengubah warna background.

</p>

 

</body>

 

</html>




Baca juga, tentang materi bahasa pemrograman lainnya melalui Materi Lengkap 

Bahasa Pemrograman [klik].


Contoh:

<!DOCTYPE html>

<html>

 

<head>

<title>

Atribut Event Ondragenter pada HTML

</title>

 

<script>

function dragenter_time() 

{

document.getElementById("coba").innerHTML

= "Waktu dan tanggal adalah : " + Date();

}

</script>

</head>

 

<body>

<center>

 

<!-- event ondragenter dipanggil -->

<

id = "coba" 

ondragenter="dragenter_time()"

draggable = "true">

Lakukan drag untuk melihat waktu

</p>

 

</center>

</body>

 

</html>

Komentar

  1. Apa yang dimaksud dengan atribut ondragenter pada elemen html?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Atribut ondragenter diaktifkan ketika elemen dapat di-drag atau pemilihan teks memasuki terget penurunan yang bernilai valid. Event ondragenter dapat membantu user untuk memahami bahwa elemen yang dapat diseret atau di rag akan memasuki atau meninggalkan target penurunan.

      Hapus
  2. Hal yang berbahaya dari drag adalah saat dilakukan dalam kecepatan penuh, maka dapat membahayakan drivernya sendiri jika tidak dipersiapkan secara matang.

    BalasHapus
  3. Jenis browser apa saja yang dapat digunakan untuk mengaktifkan atribut ondragenter pada elemen html?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Berikut adalah beberapa browser yang dapat digunakan untuk mengaktifkan atribut ondragenter pada elemen html:

      1. google Chrome 4.0
      2. Internet Explorer 9.0
      3. Firefox 3.5
      4. Safari 6.0
      5. Opera 12.0

      Hapus

Posting Komentar

Respon komentar 7 x 24 jam, mohon bersabar jika komentar tidak langsung dipublikasi atau mendapatkan balasan secara langsung. :D

Catatan: setiap iklan yang ditayangkan pada blog ini bersumber dari google adsense. Dengan jenis iklan yang dipilih adalah, sebagai berikut.

POIN 1, Iklan yang ditampilkan hanya boleh berbahasa indonesia atau berbahasa inggris. Tidak menerima jenis iklan dalam bahasa yang lain selain yang telah disebutkan karena blog ini dibuat untuk para pengunjung dari negara atau orang yang berbahasa Indonesia.

POIN 2, Setiap gambar yang ditampilkan pada iklan sifatnya tidak mengganggu para pengunjung yang melihat blog, atau tidak boleh menampilkan gambar yang bersifat menjijikkan atau merangsang rasa mual.

POIN 3, Jenis iklan yang dipasang bukan merupakan iklan spam, atau berisi dan mengarahkan pengunjung ke alamat yang berbahaya atau bersifat penipuan.

POIN 4, Segala bentuk iklan tunduk dan patuh pada ketentuan dari pihak Adsense google dan pemilik blog.

POIN 5, Segala jenis iklan yang tidak bertentangan dengan poin 1-4 yang dijelaskan sebelumnya, maka iklan tersebut dapat ditampilkan pada blog.



~ Ikatlah Ilmu dengan Memostingkannya ~

Hot Artikel

Enkapsulasi pada Java

Perbedaan stdio.h dan stdlib.h pada Bahasa C

10 Aturan Utama Penggunaan Overriding pada Java

5 Cara Konversi Tipe Data pada Java

6 Aturan Penting Switch Statement pada Java

Perbedaan Antara int main() dan int main(void) pada Bahasa C

Penjelasan Singkat tentang Konsep Asosiasi, Komposisi, dan Agregasi pada Java