this → Artikel Baru – ( Atrikel Lama ↓ )

2 Contoh Penggunaan Method hasFocus() DOM pada HTML

Pada dokumen html, method document.hasfocus() digunakan untuk mengindikasi apakah elemen atau dokumen memiliki fokus atau tidak. Fungsi tersebut mengembalikan nilai true jika elemen memiliki fokus, jika tidak makan akan mengembalikan nilai false. Method ini dapat digunakan untuk menentukan apakah elemen aktif saat ini sedang dalam kondisi fokus atau tidak.

Sintak:
document.hasfocus();

Parameter: method ini tidak memiliki parameter apapun.

Pahami pula, tentang semua konsep desain Web untuk tingkat pemula melalui materi lengkap HTML [klik].


Return Value: method hasfocus() mengembalikan nilai Boolean yang mengidikasikan apakah elemen atau dokumen memiliki fokus atau tidak.

Berikut adalah ilustrasi contoh dari method DOM hasfocus().

Contoh: ilustrasi apakah dokumen memiliki fokus atau tidak.

<!DOCTYPE html>

<html>

 

<title>

Method hasFocus() DOM HTML

</title>

 

<body>

 

<p>

Klik dimanapun pada dokumen, 

untuk mencoba fungsi 

hasfocus().

</p>

 

<p id="para"></p>

 

<script>

setInterval("hasfocustest()", 1);

function hasfocustest() 

{

var x = document.getElementById("para");

 

if (document.hasFocus()) 

{

x.innerHTML =

"The document has focus.";

 

else 

{

x.innerHTML =

"DOkumen tidak memiliki fokus.";

}

 

}

</script>

 

</body>

 

</html>

Output:

Klik dimanapun pada dokumen, untuk mencoba fungsi hasfocus().



Penjelasan: fungsi setinterval() memanggil hasfocustest() dalam hitungan 1 mili detik setelah proses evaluasi menghasilkan kesimpulan.

Baca juga, tentang materi bahasa pemrograman lainnya melalui Materi Lengkap 

Bahasa Pemrograman [klik].


Contoh: ilustrasi pengubahan warna background dari heading berdasarkan apakah suatu dokumen memiliki fokus atau tidak.

<!DOCTYPE html>

<html>

 

<head>

<title>

Method hasFocus() DOM

</title>

</head>

 

<body>

 

<p>

Klik dimanapun pada dokumen, 

untuk mencoba fungsi 

hasfocus().

</p>

 

<h1 id="para"

Function Testing

</h1>

 

<script>

setInterval("hasfocustest()", 1);

function hasfocustest() 

{

var x = document.getElementById("para");

 

if (document.hasFocus()) 

{

x.style.background = "palegreen";

 

else 

{

x.style.background = "white";

}

 

}

</script>

 

</body>

 

</html>

Output:

Klik dimanapun pada dokumen, untuk mencoba fungsi hasfocus().

Function Testing

Komentar

  1. Jenis browser apa saja yang dapat digunakan untuk mengaktifkan method hasfocus() DOM pada HTML?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Berikut adalah beberapa jenis browser populer yang dapat digunakan untuk mengaktifkan method hasfocus() DOM pada HTML:
      1. oogle Chrome 30.0
      2. Internet Explorer 6.0
      3. Firefox 3.0
      4. Opera 23.0
      5. Safari

      Hapus
  2. Apa fungsi method hasFocus() pada dom html?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Method hasFocus() berfungsi untuk mengembalikan nilai Boolean yang menunjukkan apakah dokumen atau elemen apapun pada dokumen memiliki fokus atau tidak.

      Hapus
    2. Method HTML DOM hasFocus() digunakan untuk mengetahui apakah dokumen atau elemen apapun di dalam suatu dokumen telah memiliki focus.

      Hapus

Posting Komentar

Respon komentar 7 x 24 jam, mohon bersabar jika komentar tidak langsung dipublikasi atau mendapatkan balasan secara langsung. :D

Catatan: setiap iklan yang ditayangkan pada blog ini bersumber dari google adsense. Dengan jenis iklan yang dipilih adalah, sebagai berikut.

POIN 1, Iklan yang ditampilkan hanya boleh berbahasa indonesia atau berbahasa inggris. Tidak menerima jenis iklan dalam bahasa yang lain selain yang telah disebutkan karena blog ini dibuat untuk para pengunjung dari negara atau orang yang berbahasa Indonesia.

POIN 2, Setiap gambar yang ditampilkan pada iklan sifatnya tidak mengganggu para pengunjung yang melihat blog, atau tidak boleh menampilkan gambar yang bersifat menjijikkan atau merangsang rasa mual.

POIN 3, Jenis iklan yang dipasang bukan merupakan iklan spam, atau berisi dan mengarahkan pengunjung ke alamat yang berbahaya atau bersifat penipuan.

POIN 4, Segala bentuk iklan tunduk dan patuh pada ketentuan dari pihak Adsense google dan pemilik blog.

POIN 5, Segala jenis iklan yang tidak bertentangan dengan poin 1-4 yang dijelaskan sebelumnya, maka iklan tersebut dapat ditampilkan pada blog.



~ Ikatlah Ilmu dengan Memostingkannya ~

Hot Artikel

Enkapsulasi pada Java

Perbedaan stdio.h dan stdlib.h pada Bahasa C

10 Aturan Utama Penggunaan Overriding pada Java

5 Cara Konversi Tipe Data pada Java

Perbedaan Antara int main() dan int main(void) pada Bahasa C

Penjelasan Singkat tentang Konsep Asosiasi, Komposisi, dan Agregasi pada Java

6 Aturan Penting Switch Statement pada Java