2 Contoh Penggunaan Properti parentElement DOM pada HTML

Properti parentElement DOM pada HTML digunakan untuk mengembalikan elemen parent dari elemen child tertentu yang bersifat read-only. Properti parentElement dan parentNode adalah sama, dan yang menjadi pembeda adalah properti parentElement mengembalikan nilai null jika node parent adalah bukan elemen sedangkan pada properti parentNode tidak.

Sintak:
node.parentElement

Return Value: properti parentElement DOM pada HTML mengembalikan sebuah string yang merepresentasikan node parent dari node child apapaun atau mengembalikan nilai null jika node spesifik yang dituju tidak mengandung node parent apapun.

Contoh:

<!DOCTYPE html>

<html>

 

<head>

<title>

Properti parentElement DOM 

HTML

</title>

</head>

 

<body>

 

<h1 style = "color:green;">

Blog Elfan

</h1>

 

<h2>

Properti parentElement DOM

</h2>

 

<ol type = "1">

<li id = "MKN">Quick Sort</li>

<li>Merge Sort</li>

<li>Selection Sort</li>

<li>Heap Sort</li>

</ol>

 

<button onclick="Bons()">

Submit

</button>

 

<p id="sudo"></p>

 

<!-- script untuk menemukan 

parentElement -->

<script>

function Bons() 

{

var w =

document.getElementById("MKN").parentElement.nodeName;

document.getElementById("sudo").innerHTML = w;

}

</script>

 

</body>

 

</html>

Output:

Blog Elfan

Properti parentElement DOM

  1. Quick Sort
  2. Merge Sort
  3. Selection Sort
  4. Heap Sort


Contoh: ilustrasi untuk menyembunyikan elemen parent ketika melakukan klik icon close.

<!DOCTYPE html>

<html>

 

<head>

<title>

Properti parentElement DOM 

HTML

</title>

 

<!-- Properti CSS untuk 

menciptakan box -->

<style>

div 

{

padding: 16px;

width: 70%;

background-color: green;

color: white;

border-radius:30px;}

 

.MKN 

{

float: right;

font-size: 30px;

font-weight: bold;

cursor: pointer;}

</style>

</head>

 

<body>

<center>

 

<h2>

Properti parentElement DOM

</h2>

 

<div>

<span 

class = "MKN"

onclick = "this.parentElement.style.display

= 'none';">

×

</span>

 

<p style="font-size:30px;">

Blog TIK.

</p>

</div>

 

</center>

</body>

 

</html>

Komentar

  1. Jenis browser apa saja yang dapat digunakan untuk mengaktifkan properti parentElement DOM pada HTML?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Berikut adalah beberapa jenis browser yang dapat digunakan untuk mengaktifkan properti parentElement DOM pada HTML:
      1. Google Chrome 1.0
      2. Internet Explorer
      3. Firefox 9.0
      4. Opera
      5. Safari

      Hapus
  2. Apa yang dimaksud dengan parentElement DOM pada HTML?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Properti parentElement DOM pada HTML berfungsi untuk mengembalikan elemen induk dari elemen yang telah ditentukan sebelumnya. Perbedaan antara parentElement dan parentNode adalah parentElement mengembalikan nilai null jika node induk bukan node elemen, dan sebaliknya.

      Hapus
  3. Apakah sebaiknya menggunakan parentElement, atau parent Node pada dokumen html yang dibuat?

    BalasHapus
    Balasan
    1. ParentNode merupakan bentuk DOM standard pada pemrograman HTML, sehingga penggunaannya selalu lebih aman ketimbang penggunaan parentElement.

      Hapus

Posting Komentar

*Respon komentar 7 x 24 jam, mohon bersabar jika komentar tidak langsung dipublikasi atau mendapatkan balasan secara langsung. :D

*Jika terdapat typo, link bermasalah, dan lain sebagainya, pengunjung dapat melaporkan permasalahan tersebut melalui WA: +62-896-2514-6106




~ Ikatlah Ilmu dengan Memostingkannya ~

Referensi Tambahan:

Enkapsulasi pada Java

2 Jenis Utama Kegiatan Penelitian Berdasarkan Waktunya, Crosssectional Salah Satunya

6 Contoh Program Method Overloading pada Java

3 Jenis Utama Looping pada Java

Perbedaan stdio.h dan stdlib.h pada Bahasa C