Cara Penggunaan Properti tagName DOM pada HTML

Properti tagName DOM pada HTML digunakan untuk mengembalikan tagname dari suatu elemen. Properti tagName merupakan properti yang bersifat read-only dan digunakan untuk menampilkan nilai return dari tagName dalam format UPPERCASE.

Sintak:
element.tagName

Return Value: berfungsi untuk mengembalikan sebuah nilai string yang merepresentasikan tagName dari elemen dalam format UPPERCASE.

Contoh:

<!DOCTYPE html>

<html>

 

<head>

<style>

h1 

{

color: green;

font-size: 35px;

}

</style>

</head>

 

<body>

<center>

 

<h1>

Blog Elfan

</h1>

 

<h2 id="MKN">

Properti tagName DOM

</h2>

 

<button 

onclick="Bonss()">

Submit

</button>

 

<p id="sudo"></p>

 

<script>

function Bonss() 

{

var w = document.getElementById("MKN").tagName;

 

document.getElementById("sudo").innerHTML = w;

}

</script>

 

</center>

</body>

 

</html>

Output:

Blog Elfan

Properti tagName DOM

Komentar

  1. Jenis browser apa saja yang dapat digunakan untuk mengaktifkan properti tagName DOM pada HTML?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Berikut adalah beberapa jenis browser yang dapat digunakan untuk mengaktifkan properti tagName DOM pada HTML:
      1. Google Chrome
      2. Internet Explorer
      3. Firefox
      4. Opera
      5. Safari

      Hapus
  2. Apa yang dimaksud dengan properti tagName DOM pada HTML?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Properti tagName DOM pada HTML berfungsi untuk mengembalikan nama tag dari suatu elemen pada dokumen HTML dengan format UPPERCASE.

      Hapus
    2. Properti read-only tagName merupakan antarmuka elemen yang digunakan untuk mengembalikan nama tag dari suatu elemen yang dipanggil oleh user.

      Hapus

Posting Komentar

*Respon komentar 7 x 24 jam, mohon bersabar jika komentar tidak langsung dipublikasi atau mendapatkan balasan secara langsung. :D

*Jika terdapat typo, link bermasalah, dan lain sebagainya, pengunjung dapat melaporkan permasalahan tersebut melalui WA: +62-896-2514-6106




~ Ikatlah Ilmu dengan Memostingkannya ~

Referensi Tambahan:

Enkapsulasi pada Java

2 Jenis Utama Kegiatan Penelitian Berdasarkan Waktunya, Crosssectional Salah Satunya

6 Contoh Program Method Overloading pada Java

3 Jenis Utama Looping pada Java

Perbedaan stdio.h dan stdlib.h pada Bahasa C