12 Value Properti borderBottomStyle DOM pada HTML

Properti style borderBottomStyle DOM pada HTML digunakan untuk mengatur atau mengembalikan style border bottom dari suatu elemen.

Sintak:
  • berfungsi untuk mengembalikan nilai style dari border bottom: object.style.borderBottomStyle
  • berfungsi untuk mengatur style dari border bottom: border-bottom-style: value;

Property Values:
  • none: merupakan nilai default dan membuat lebar dari border bottom menjadi nol. Kecuali, jika border bottom berada dalam kondisi tidak visible.
  • hidden: digunakan untuk membuat border bottom invisible. Nilai properti hidden hampir sama seperti nilai properti none, kecuali pada kondisi dimana border mengalami conflict resolution dari suatu elemen tabel.
  • dotted: digunakan untuk menentukan border dot.
  • dashed: digunakan untuk menentukan border dash.
  • solid: digunakan untuk menentukan nilair solid border.
  • double: membuat border bottom menjadi baris solid ganda. Pada kondisi ini, border width adalah senilai dengan jumlah dari lebar antara dua baris segmen dan ruang spasi yang terdapat diantaranya.
  • groove: digunakan untuk menentukan sebuah border 3D grooved, tetapi hasilnya bergantung pada nilai border-color.
  • ridge: digunakan untuk menentukan sebuah border 3D ridged, tetapi hasilnya bergantung pada nilai border-color.
  • inset: digunakan untuk menentukan sebuah border 3D inset, tetapi hasilnya bergandung pada nilai border-color.
  • outset: digunakan untuk menentukan sebuah border 3D outset, tetapi hasilnya bergantung pada nilai border-color.
  • initial: digunakan untuk mengatur properti borderBottomStyle ke nilai default-nya.
  • inherit: digunakan untuk menerima properti turunan yang berasal dari elemen parent.

Return Value: berfungsi untuk mengembalikan border bottom dari style yang diseleksi.

Contoh: mendeskripsikan nilai dari properti borderBottomStyle.

<!DOCTYPE html>

<html>

 

<head>

 

<title>

Properti Style 

borderBottomStyle DOM HTML

</title>

 

<style>

div 

{

color: green;

text-align: center;

border: 4px solid green;}

</style>

 

</head>

 

<body>

 

<div 

id = "main">

 

<h1>

Blog Elfan

</h1>

 

</div>

 

<br>

 

<input 

type = "button" 

value = "Click Me.!"

onclick = "Don1s()" />

 

<script>

function Don1s() 

{

document.getElementById("main").style.borderBottomStyle

= "dotted";

}

</script>

 

</body>

 

</html>


Contoh: mendeskripsikan nilai double dari properti borderBottomStyle.

<!DOCTYPE html>

<html>

 

<head>

 

<title>

Properti Style 

borderBottomStyle DOM HTML

</title>

 

<style>

div 

{

color: green;

text-align: center;

border: 4px solid green;}

</style>

 

</head>

 

<body>

 

<div 

id = "main">

 

<h1>

Blog Elfan

</h1>

 

</div>

 

<br>

 

<input 

type = "button" 

value = "Click Me.!"

onclick = "Bon2s()" />

 

<script>

function Bon2s() 

{

document.getElementById("main").style.borderBottomStyle

= "double";

}

</script>

 

</body>

 

</html>

Komentar

  1. Jenis browser apa saja yang dapat digunakan untuk mengaktifkan properti borderBottomStyle DOM pada HTML?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Berikut adalah beberapa jenis browser yang dapat digunakan untuk mengaktifkan properti borderBottomStyle DOM pada HTML:
      1. Google Chrome 1.0
      2. Internet Explorer 5.5
      3. Firefox 1.0
      4. Opera 9.2
      5. Safari 1.0

      Hapus
  2. Apa yang dimaksud dengan properti borderBottomStyle DOM pada HTML?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Properti borderBottomStyle DOM pada HTMl merupakan properti sytle yang dapat digunakan untuk mengatur batas gaya bagian bawah, mengatur warna batas bawah, dan mengatur properti ke nilai default, sesuai dengan elemen yang dipengaruhinya.

      Hapus
    2. Properti borderBottomStyle DOM pada HTMl merupakan properti sytle yang dapat digunakan untuk mengatur atau mengembalikan nilai style batas bawah dari suatu elemen.

      Hapus

Posting Komentar

*Respon komentar 7 x 24 jam, mohon bersabar jika komentar tidak langsung dipublikasi atau mendapatkan balasan secara langsung. :D

*Jika terdapat typo, link bermasalah, dan lain sebagainya, pengunjung dapat melaporkan permasalahan tersebut melalui WA: +62-896-2514-6106




~ Ikatlah Ilmu dengan Memostingkannya ~

Referensi Tambahan:

Enkapsulasi pada Java

2 Jenis Utama Kegiatan Penelitian Berdasarkan Waktunya, Crosssectional Salah Satunya

6 Contoh Program Method Overloading pada Java

3 Jenis Utama Looping pada Java

Perbedaan stdio.h dan stdlib.h pada Bahasa C